MHF Desak Fraksi PDIP Ajukan Amnesti Untuk Nuril

KENDAL – KANALINDONESIA.COM

Dukungan kepada korban oleh dugaan pelecehan seksual yang dialami Baiq Nuril terus mengalir. Seperti sejumlah orang yang tergabung di Yayasan Muhamad Herviano Foundation mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kendal untuk memberikan dukungan dan mendesak pembebasan tenaga pengajar asal Mataram NTB tersebut.

Mereka mendesak agar Fraksi PDI Perjuangan dapat mengajukan permohonan kepada presiden untuk mengeluarkan amnesti untuk Baiq Nuril. Aksi juga diisi dengan pembacaaan puisi perempuan oleh kordinator aksi.

Koordinator aksi menilai bahwa kasus yang dialami Baiq Nuril tidak menunjukkan keadilan yang ada di Indonesia.

“Banyak pihak yang sudah menyoroti kasus ini sehingga warga dibuat bingung dengan keputusan hukum yang ada di Indonesia,” kata Trisminah.

Trisminah menjelaskan, kedatangannya menyampaikan aspirasi ke Fraksi PDI Perjuangan ini merupakan langkah dukungan kepada Baiq Nuril dalam mencari keadilan.

“Kami hanya meminta kejelasan kepada aparat hukum, juga mendesak kepada anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kendal untuk ikut memperjuangan Baiq Nuril agar mendapatkan amnesti dari Presiden Indonesia. Dengan amnesti dari Presiden diharapkan bisa mengakhiri kasus ini dan keadilan bisa didapatkan Baiq Nuril,”tandasnya.

Sementara, Wakil Ketua FPDI Perjuangan, DPRD Kendal Bintang Yudha Daneswara siap memperjuangan aspirasi dan mendukung pembebasan untuk Baiq Nuril.

“Baiq Nuril adalah korban, untuk melindungi diri dari perasaan terdesak dan terancam dari oknum kepala sekolah. Kami akan berupaya keras untuk mendesak Presiden agar bisa memberikan amnesti,” tuturnya.

Saat menyampaikan aspirasinya koordinator aksi membacakan puisi dan menyerahkan poster dukungan pembebasan Baiq Nuril. (Eko)