Diakui Disparbud Trenggalek, Kalah Bersaing Sebabkan Wisata Anjlok

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Kalah bersaing dengan potensi wilayah lain diakui pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pemkab Trenggalek, Jawa Timur, menjadi penyebab target Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih jauh dari maksimal.

Untuk itu, potensi destinasi wisata di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, akan terus digenjot. Peningkatan potensi akan dilaksanakan dengan menggandeng Perhutani setempat.

“Kerjasama Operasional (KSO) dengan Perhutani akan kita seriusi,” Bambang Supriyadi ,Kabid Pariwisata Disparbud Trenggalek, Bambang Supriyadi, Minggu,(14/7).

Selain itu sebagai peningkatan fasilitas dan pengembangan di tempat wisata. Seluruh kegiatan pelaksanaan terselesaikan seratus persen di tahun 2018.

Dia mengatakan, untuk capaian pendapatan serta belanja langsung dan tidak langsung memang telah dilakukan efisiensi. Sedangkan tentang pendapatan memang belum bisa terealisasi seratus persen, dikarenakan pertama dari faktor kompetisi.

“Kompetisi saat ini sangat ketat, bahkan daerah sekitar juga berlomba-lomba untuk meningkatkan potensi wisata mereka serta bagaimana menarik para wisatawan,” ungkapnya.

Dijelaskan Bambang, dari adanya kompetisi tersebut, memang juga akan berpengaruh terhadap kunjungan destinasi wisata ke Kabupaten Trenggalek. Selain itu juga perlu adanya ekstensifikasi dari sumber pendapatan.

“Jadi jika saat ini masih lima, mungkin nanti akan di ekstensifikasi menjadi tujuh atau berapa nanti akan direncanakan pada P-APBD ini, akan diajukan kerjasama dengan pihak Perhutani,” pungkasnya.(ham)