Walikota Kediri Diprotes Warga Rw 5

walikota-kediri-diprotes-warga-rw-5KANALINDONESIA.COM : Ratusan Warga RW 5 Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota Kediri, lurug Walikota Kediri di Gedung Balai Kota , Senin (21/11/2016).

Warga meminta Walikota mencabut Surat Edaran ( SE) yang telah diberikan pada warga RW.5 untuk dicabut, karena SE tersebut membuat resah dan membuat warga panik karena rumah mereka akan digusur pada (09/12/2016) mendatang.

Warga menuding Pemkot Kediri mau menyerobot lahan mereka hanya memakai dasar Surat Hak Pakai ( SHP).

“Warga sudah menempati lahan tersebut sebelum Walikota lahir dan SHP yang dimiliki Pemkot Kediri adalah hasil manipulasi,” kata koordinator aksi Agus Tianto.

Agus juga mengatakan jika pada saat ini lahan yang diakui Pemkot masih dalam posisi sengketa di PTUN Jatim.

Lebih lanjut diakatakan Agus, kenapa begitu nekatnya pihak pemerintah akan menggusur warga padahal yang menempati lahan tersebut adalah orang Kota Kediri asli dengan bukti KTP yang dipunyai warga. Kalaupun pihak pemerintah menganggap bahwa lahan tersebut dipakai prostitusi, diminta pihak pemerintah lebih jeli melihatnya.

“Dulu memang dipakai pendatang untuk prostitusi namun sejak pemerintah menutupnya, lahan tersebut saat ini ditempati warga biasa,”ungkap Agus.

Agus juga berharap Walikota lebih bijak menyikapi polemik warga Semampir saat ini jangan main Gusur.

“Permasalahan Semampir lain dengan Kalijodo maupun Dolly. Perlu diingat itu,”pungkas Agus.

Terpisah, warga yang melakukan aksi akhirnya ditemui oleh Budi Sunu, Sekda Pemkot Kediri, dan pihak Pemkot masih melakukan kajian dahulu akan permintaan warga yang meminta pencabutan SE Walikota tersebut.

“Kami kaji dahulu permintaan warga, namun tahapan penggusuran masih berjalan,”kata Sekda. (G.Marmoyo)