Terkait Pelebaran Jalan, Warga Desa JerukGamping kecamatan Krian Protes

SIDOARJO, KANALINDONESIA.COM: Beredar kabar tak sedap di masyarakat Desa Jeruk Gamping, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo terkait pembangunan jalan alternatif yang menghubungkan antara Desa Jeruk Gamping dengan perumahan Quality Garden.

Hal ini mencuat dari sebagian dari warga setempat yang tidak setuju dengan pembangunan jalan tersebut, menurutnya pembangunan jalan tersebut tanpa pemberitahuan terlebih dulu.

” Awak dewe kaget mas, ujug-ujug andile kali iki kok diurug karo lurah (sebutan kades di desa), tanpa pemberitahuan terlebih dulu, terus saluran air yang kecil di sisi sepadan sungai juga diurug untuk melebarkan jalan alternatif tersebut,”kata Ngarip dan Mijah warga setempat

Sementara M. Lubis Hariyono Kepala Desa Jeruk Gamping mengatakan,” pembangunan jalan alternatif tersebut sudah sesuai prosedur, karena tanah yang digunakan adalah sepadan sungai milik Dinas Pekerjaan Umum Sidoarjo dan kita sudah koordinasi dengan pihak terkait,”kata dia di kantornya.

Pihaknya membantah kalau pembangunan jalan alternatif tersebut tidak memberitahukan terlebih dahulu pada warganya.

“Sebelum kita urug, kita sudah kumpulkan perwakilan dari pemilik dan ketua kelompok tani yang bersinggungan dengan pembangunan jalan alternatif tersebut, bahkan pihak pengembang perumahan Quality Garden sudah memberikan kompensasi Rp 20 jt pada dusun setempat,”ujarnya.

Uang Rp 20 juta itu, lanjut Haryono,”saya tidak menggunakan 1 rupiah pun, uang kompensasi itu digunakan untuk acara sedekah bumi dan pembangunan gapura dusun setempat,”ujarnya.

Yang lain, ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Krian H. Kunadi yang saat itu sedang berada di kantor Kades Jeruk Gamping juga turut melarang untuk menaikan berita ini.

“Kalau menurut saya berita ini nggak usah dinaikan dululah mas, karena saya ini ketua kordinator Kades di Kecamatan Krian, entar jadi gak enak, wong berita gini aja ngapain sih kok harus dibesar-besarkan,”pungkasnya.(irwan)