Akibat Gempa dan Hujan Deras Yang Mengguyur Pacitan, Mengakibatkan Tanah Amblas 30 Centimeter

 

Kondisi rumah yang mengalami amblas
Kondisi rumah yang mengalami amblas

KANALINDONESIA.COM :Akibat seringnya gempa yang menguncang di Kabupaten Pacitan pada akhir-akhir ini, akibat itu 4 rumah penduduk didusun Bule,Desa Wonanti Kecamatan Tulakan. 4 rumah yang terkena retakan, yakni rumah ” Sanyoto, Prio Dwi Harno, Widodo dan Nur Rahim” rumah mereka mengalami kerusakan yang cukup parah.

Untuk menghindari kemungkinan robohnya bangunan tempat tinggal mereka,kini 4 warga lebih waspada dan sementara memilih tinggal dirumah saudara yang jauh dari area amblasnya tanah.

Menurut penjelasan Ratna Budiono, Kasi kesiapsiagan dan pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) kabupaten Pacitan ” dari hasil cek lapangan tadi pagi, memang ada 4 rumah yang mengalami kerusakan akibat amblasnya tanah ” untuk saat ini kita ke 4 rumah itu sudah kita kumpulkan dan juga bersama perangkat Desa, tim relawan masyarakat serta BPBD, pada Senin ( 21/11/2016).

” meskipun kami bukan ahli goelogi, dari sisi ilmu geologi pusat yang disampaikan ke pacitan, dilokasi Dusun Bule tepatnya 4 rumah itu, dibawahnya ada sebuah telaga yang cukup dalam. Kalau kita lihat lokasi ablasnya tanah tersebut seperti membentuk tapal kuda,” tandas Ratna.

Tak hanya itu saja, kami juga mendapatkan informasi ada peralatan rumah tangga yang hilang masuk kedalam lubang saat terjadi pergerakan amblasnya tanah itu. Begitu juga dengan dengan retakan tanah yang mengelilingi rumahnya ” disarankan warga 4 rumah itu segera pindah,karena retakan tersebut bisa melebar jika terkena air hujan dan menimbulkan bencana ” hal itu sulit kita prediksikan kapan bencana itu akan terjadi,” itu saran Ratna.

Hal itu disebabkan kondisi tanah di kawasan tersebut sangat labil. Bahkan, lapisan tanah di kawasan itu telah bercampur dengan lumpur dan air, sehingga mudah amblas bila dilanda hujan lebat. Namun, karena tak mempunyai pilihan, 4 warga masih menjalankan aktivitasnya di siang hari dan kalau malam hari 4 warga mengungsi di rumah saudara dan tetangga yang tak jauh dari lokasi amblasnya tanah,” ungkapnya.

Amblasnya tanah, belum bisa kita ukur berapa sentimeter. Namun kita melihat dari jalan sudah terlihat berkisar 30 sentimeter, dan diperkirakan retakan itu berdiameter luasnya 21 meter X 71 meter. Dihimbau ” 4 warga tersebut segera berhati-hati jika turun hujan lebat di mungkinkan bisa terjadi keretakan yang lebih besar. Saat ini kami (BPBD-red) menganjurkan agar lubang yang retak ditambal dengan adukan semen agar tidak terlewati oleh air hujan,jika terjadi hujan lebat nanti,” pungkasnya.(Bc)