LGMI Trenggalek Laporkan Kades Duren Terkait Dana Desa

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Lembaga Garuda Muda Indonesia (LGMI) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) II Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, resmi melaporkan Kepala Desa (Kades) Duren Kecamatan Tugu, Basuki, ke Mapolres Trenggalek.

Pasalnya, dia telah diduga telah melakukan tindak pidana melawan hukum dengan melakukan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) tahun Anggaran 2019.

Joko Tri, Koordinator Tim kuizioner LGMI Kabupaten Trenggalek, mengatakan pelaporan ke Unit Tipikor Sat Reskrim Polres Trenggalek ini didasari atas beberapa temuan yang dilakukan tim dalam kurun waktu tiga Minggu yang lalu.

“Selama tiga Minggu Tim bekerja dan mengkaji hasil temuan anggota kami hingga menemukan indikasi penyelewengan,” ucapnya, Jumat,(19/7) di Trenggalek.

Pelaporan itu sendiri dilakukan pihaknya setelah mendapatkan temuan pada paket pekerjaan rabat jalan di Dukuh Jaten beranggaran Rp 91 Juta bersumber dari Dana Desa  tahun Anggaran 2019.

“Pelaksanaannya pada Bulan Mei kemarin,” terangnya.

Item yang diduga diselewengkan Kades Basuki, diantaranya me mark up jumlah tenaga kerja, membelajakan sendiri material yang dibutuhkan dan tanpa koordinasi dengan elemen terkait seperti Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) telah mencairkan anggaran seorang diri.

“Kejanggalannya banyak hingga kita bisa pastikan ini tindak pidana,” imbuhnya.

Joko menegaskan , pelaporannya itu diterima secara baik oleh kepolisian , terbukti jawaban sementara dari Polres Trenggalek akan segera menindaklanjuti.

“laporan yang kita serahkan dijanjikan secepatnya ada tindaklanjut dari Polres,”tegasnya.

Dia berharap penegakan hukum ditunjukkan oleh aparat hukum karena selama ini di Trenggalek yang telah menyerap DD selama sekian tahun masih terlihat aman-aman saja , walaupun terindikasi banyaknya penyelewengan.

“Kalau laporan kita masih dianggap kurang bukti, kami tetap siap membantu penyidik untuk mengungkap kasus hukum yang terlihat rabun ini,” pungkasnya.(ham)