SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Tindakan tegas terhadap para oknum nakal jualan alat kesehatan (alkes) dengan harga diatas kewajaran telah dibuktikan Tim Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya. Seorang pemuda berinisial A (19) berperan menjadi kurir tabung oksigen berisi 1 m3 ditangkap di kawasan Sukomanunggal sekitar pukul 14.00 WIB.

Kepala Kejari Surabaya Anton Delianto menjelaskan, pelaku A yang mengaku sebagai pegawai perusahaan yang bergerak bidang penjualan alat-alat kesehatan (alkes) di kawasan Mulyosari.

“Satu buah tabung berisi 1 m3 oksigen dijual di atas harga kewajaran sekitar Rp 4,5 juta per tabungnya. Kalau yang lengkap (regulator dan troli tabung oksigen) seharga Rp 6,5 juta,” tutur Anton, di kantor Kejari Surabaya, Selasa (27/7/2021).

Setelah mendapatkan informasi tersebut, kata Anton, pihaknya lalu menurunkan tim intelijen untuk melakukan penyelidikan. Tim kemudian melakukan undercover buy dua unit tabung oksigen dan akhirnya berhasil mengamankan pelaku.

“Saat diamankan, pelaku kooperatif. Kita juga mengamankan barang bukti berupa dua buah tabung oksigen seharga Rp 11 juta,” kata Anton.

Lebih lanjut Anton menerangkan, usai penangkapan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya. Saat ini pelaku telah diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

“Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kejari Surabaya sesuai perintah Jaksa Agung RI untuk mendukung PPKM level 4 untuk melakukan penindakan terhadap setiap orang yang berusaha menimbun, mempermainkan harga, dan menghambat distribusi obat-obatan dan alat kesehatan terkait penanganan Covid-19,” terangnya. Ady

---------Ikuti Chanel youtube: KanalindonesiaTv ---------- ----------------------------------------------------------------

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here