Antusias Dunia Jurnalistik, Ratusan Siswa Datangi Balai Wartawan Gresik

Ratusan pelajar usai sambangi balai wartawan gresik
Ratusan pelajar usai sambangi balai wartawan gresik

KANALINDONESIA.COM : Ratusan pelajar SMA NU 1 Gresik Jatim bersama ratusan siswa SMP ke Kantor Komunitas Wartawan Gresik (KWG), untuk mengetahui cara kinerja jurnalistik, Selasa (22/11/2016).

Antusias ratusan siswa dan siswi patut diacungi jempol, sebab mereka datang dengan berjalan kaki dari SMA NU 1 Gresik, Jl Raden Santri.

Sesampinya di kantor KWG para siswa-siswi langsung mengajukan pertanyaan seputar tugas wartawan atau jurnalis dalam mencari berita.

“Wartawan tahu informasi dari mana, kok setiap hari beritanya selalu update,” kata seorang siswa SMP kepada pengurus KWG.

Dari pengurus KWG yang ditemui Chusnul Cahyadi, selalu Wakil Ketua KWG sekaligus wartawan Jawa Pos, mengatakan ,bahwa tugas yang wartawan sangat berat, harus siap bekerja 24 jam.

“Setiap ada kejadian, baik siang dan malam, harus datang ke lokasi. Tidak menunggu pagi hari. Bayangkan sendiri, berat apa tidak pekerjaan seperti itu,” kata Ayok, panggilan akrap Chusnul Cahyadi dengan didampingi Sholihul Huda, kordinator olahraga KWG sekaligus kontributor Metro TV.

Ayok juga memberi pembekalan kepada ratusna siswa yang ingin belajar tentang jurnalistik. Yang terait 5W+H dan S. What? Who? Where? When? Why? How? dan Save.

“Sekarang ini sudah banyak media sosial. Jika menulis di media sosial harus hati-hati, sebab sudah dibaca banyak orang. Kalau bisa tetap mengacu pada etika jurnalistik dan kaidah penulisan jurnalistik 5W, 1H dan 1S,” imbuhnya.

Sementara Adella Fikka, siswi SMA NU 1 Gresik, kelas 12 jurusan Bahasa, mengatakan bahwa kunjungan ke Kantor Balai Wartawan Gresik itu untuk mengenalkan kepada siswa-siswi dalam rangkaian memperingati Bulan Bahasa yang jatuh bersamaan dengan hari Sumpah Pemuda 28 Oktober.

“Kita ajak ke kantor wartawan ini agar siswa-siswi SMP yang ikut memperingati Bulan Bahasa, tahu bagaimana cara wartawan mencari berita dan membuat berita,” kata Adella, saat mendampingi siswa-siswi.

Setelah dari Kantor Balai Wartawan, rombongan siswa-siswi SMP melanjutkan perjalanan ke kampung tua atau kampung kemasan.

“Dari kunjungan ke Kantor KWG dilanjutkan dengan kunjungan ke kampung kemasan. Selanjutnya disetiap peserta diwajibkan menulis yang berhubungan dengan hari bulan bahasa,” katanya.

Dari kunjungan tersebut, SMA NU 1 Gresik memberikan buku kecil kumpulan puisi yang dibuat oleh siswa-siswi sendiri.

“Bukunya berjudul, kumpulan puisi dari lantai dua, buku ini dibuat oleh siswa-siswi jurusan bahasa Indonesia,” katanya.(lan)