Sampah Milik Masyarakat Pamekasan Terdata Sebanyak 30 Ton Perhari

#Ket Foto: Suasana TPA Angsanah Pamekasan, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan.

PAMEKASAN, KANALINDONESIA.COM
Kepala DLH Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, 02 Agustus 2019 mengungkapkan, bahwa sampah milik Masyarakat Pamekasan yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Angsanah yang berada di Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan juga, saat ini disebut sebagai terdata . 30 ton dalam perharinya. Pernyataan tersebut, disampaikan langsung oleh Amin Jabir, Kepala DLH Kabupaten Pamekasan.

Menurut Amin Jabir, Kepala DLH Kabupaten Pamekasan, data itu merupakan hasil data yang direkrut oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pamekasan di perharinya yang diangkut pihaknya ke TPA Angsanah.

“Jumlah 25-30 ton sampah dalam perharinya, merupakan sampah yang dihasilkan di sekitar masyarakat kota kecamatan pamekasan,” kata Amin Jabir, Kepala DKLH Kabupaten Pamekasan, jumat, (02/08/2019).

Amin Jabir menjelaskan, itu dalam kurun empat tahun sesuai dengan pembuatan TPA Angsanah, sangat muat untuk mengelola sampah milik warga Pamekasan. Meskipun, dalam perharinya sampah yang diangkut pihaknnya itu sekitar 25-30 ton sampah.

“Kapasitas TPA Angsanah itu dibangun oleh rencana yang dikembangkan untuk kepentingan yang kurang empuk tahun,” jelasnya.

Meskipun demikian, Amin Jabir memutuskan untuk Tnya Angsanah selama kurun waktu empat tahun itu haruslah ditunjang dengan beberapa persyaratan.

Persyaratan itu adalah, Diperlukan peran serta masyarakat dengan cara meminta masyarakat menjadi anggota TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Menggunakan Kembali, Mengurangi, dan Daur Ulang) yang diperlukan diamanatkan di dalam perbub No 17 tahun 2017.

“Tinggal masyarakatnya, mau tidak dalam tata kelola persampahan itu untuk sama-sama membuat tata kelola persampahan yang baik,” tutupnya dengan tegas. * (IFA)