Dewan Trenggalek Tegaskan Gedungnya Sudah Tidak Layak

Pranoto, Ketua Komisi III DPRD Kab Trenggalek

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Pranoto, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur yang membidangi masalah pembangunan menegaskan jika Kantor DPRD setempat memang sangat tidak layak sebagimana layaknya perkantoran dalam mengurusi permasalahan rakyat.

“Bagaimana dianggap layak, mau parkir saja susah saban harinya,”ungkapnya, Minggu,(4/8) di Trenggalek.

Tingkat kesibukan yang tinggi di area Kantor DPRD Kabupaten Trenggalek, dia juga sering mendapat keluhan dari pelbagai pihak saat menggelar rapat paripurna yang mengundang jajaran forkopimda.

“Masak parkir mobil Kapolres dan Dandim harus pinjam parkirnya kantor sekretariat daerah,”jelasnya, sambil menuding kantor Setda yang persis di depan kantor dewan.

Politisi asal PDI Perjuangan ini menunjukkan beberapa bagian ruangan kantor yang kondisinya terlihat usang serta kumuh untuk sekelas gedungnya rakyat ini.

“Dinding catnya banyak yang sudah terkelupas dan sempit untuk rapat komisi dengan kapasitas untuk banyak orang,”keluhnya.

Sehingga menurut dia, saat mengundang pihak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus memanfaatkan ruang yang ada dengan cara bergantian.

“Ini tidak efektif, padahal harusnya bisa rapat dengan tiga OPD sekaligus,”tuturnya.

Belum lagi banyaknya data yang harus tercecer di luar ruangan dikarenakan over load ruangan arsip yang disediakan.

“Ini berbahaya karena sifatnya dokumen negara, banyak yang ditumpuk di luar ruang arsip belum nyarinya yang susah jika dibutuhkan sewaktu-waktu,”tandasnya.

Maka itu, dia berharap rencana rehab dan perluasan gedung dewan ini akan disetujui Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Trenggalek bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan pelaksanaannya pada tahun anggaran 2020 nanti.

“Mungkin nanti diperluas sampai belakang gedung karena ada dua bangunan yang mungkin nanti bisa ditukar ke lahan yang lain,”pungkas Pranoto.(ham)