Akibat Mati Listrik, Baznas dan LAZ Harfa Bantu Penumpang KRL

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM — Peristiwa mati listrik kemarin yang terjadi di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) dan Banten membuat masyarakat yang beraktifitas di Jakarta terganggu.

Melihat hal tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) Harfa Banten langsung bergerak membantu penumpang kereta rel listrik (KRL) yang tersedat akibat sempat berhenti operasinya kereta commuter line.

Direktur Utama Baznas, Arifin Purwakananta, menuturkan pihaknya menerjunkan 4 petugas Layanan Aktif Baznas di stasiun kereta api Bogor untuk memberikan bantuan informasi, bantuan konsumsi kepada penumpang yang membludak menunggu jadwal kereta untuk sampai ke lokasi tujuannya.

“Kami sengaja membuka posko layanan kepada para masyarakat yang terdampak padamnya listrik total serempak di berbagai wilayah ini. Para penumpang yang membutuhkan bantuan berupa informasi perjalanan, kebutuhan konsumsi, atau kebutuhan charging baterai ponsel atau juga kebutuhan ongkos perjalanan dapat dibantu oleh Posko Layanan Baznas ini,” tutur Arifin dalam pernyataan pers di Jakarta, Senin (5/8/2019).

Petugas Layanan Aktif Baznas membantu penumpang KRL akibat mati listrik.

Ia menjelaskan, bantuan ini menyasar kelompok rentan seperti orang tua atau jompo, anak-anak, ibu hamil, orang sakit, dan orang dengan disabilitas terutama dari keluarga miskin yang mebutuhkan pertolongan pasca matinya listrik yang mengakibatkan lumpuhnya transportasi, matinya layanan sejumlah minimarket, ATM dan lain sebagainya.

“Kami ingin membantu meringankan beban orang orang yang kesulitan dalam perjalanan yang membutuhkan dari dana zakat yang tekah diberikan oleh masyarakat,” katanya.

Arifin berharap Baznas Kabupaten/Kotamadya serta LAZ di wilayah terdampak mati listrik dapat mengambil peran membantu mereka yang membutuhkan.

“Hingga pukul 00.30 dinihari masih ada 15 jiwa yang bertahan di St. Manggarai, tim kami berupaya membantu kepulangan dari stasiun Manggarai ke tempat tujuan,” ungkap Arifin.

Sementara itu, Indah Prihanande selaku Direktur LAZ Harfa Banten mengatakan pihaknya juga memberikan bantuan kepada mereka yang menunggu kereta beroperasi selama matinya listrik sepanjang siang hingga malam ini.

Petugas LAZ Harfa Banten memberikan layanan pijit gratis bagi penumpang KRL yang kelelahan menunggu akibat mati listrik di stasiun kereta Tanah Abang.

“Kami memberikan layanan pijat gratis untuk lansia di Stasiun Kereta Api Tanah Abang Jakarta Pusat. Layanan pijat gratis ini untuk membantu mereka yang kelelahan ketika menunggu perjalanan kereta,” jelas Indah.

Pelayanan yang diselenggarakan Baznas dan LAZ Harfa ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Mereka sangat berterima kasih ada pelayanan ini terlebih ketika benar-benar dibutuhkan.

Sampai berita ini dibuat, jalur kereta api KRL Jabodetabek dari dan ke Stasiun Bogor dan Tanah Abang telah dapat berjalan normal. Namun, sejumlah ruas ke Bekasi masih mengalami hambatan. @Rudi