Dansatgas TMMD 105 Trenggalek Paparkan Capaian Kegiatan kepada Wasev

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Sambut kedatangan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 105 di Kecamatan Bendungan Kbaupaten Trenggalek Jawa Timu,Letkol Inf Dodik Novianto, Komandan Satgas TMMD setempat memberikan paparan serta progres pelaksanaan kegiatan.

Tim yang dipimpin Brigjen TNI Sucipto ini beralasan  ke Trenggalek, untuk melakukan pengawasan dan evaluasi pelaksanaan TMMD, Selasa,(6/8).

Menurut, Letkol Dodik Novianto, pelaksanaan TMMD di hari ke-28  sudah mencapai 100 ,persen. Artinya semua sasaran fisik maupun non fisik telah selesai dilaksanakan, berkat kemanunggalan TNI bersama masyarakat.

“Sebelumnya masyarakat setempat  lebih memilih memutar jalan, karena banyak warga jatuh dari motor karena jalan yang licin bila musim hujan,”ungkap pria yang juga menjabat Dandim 0806/Trenggalek ini di hadapan Tim Wasev dan pejabat di lingkup Pemkab Trenggalek.

Baca:  Kapolres Bangkalan Pimpin Gelar Apel Pasukan Mantap Brata Semeru 2018

Kondisi ini membuat masyarakat lebih memilih jalur memutar melewati Desa Surenlor. Hal ini yang menjadikan alasan kenapa lokasi ini dipilih untuk menjadi sasaran TMMD ke 105.

“Salah satu faktor memilih Kecamatan Bendungan, walaupun berjarak hanya 18 kilometer dari pusat kota kabupaten tapi masih jauh tertinggal kemajuannya dengan kecamatan yang lain,”terangnya.

Kemanunggalan TNI dan masyarakat ditujukan memperbaiki jalan transportasi yang menghubungkan Desa Sumurup dan Dompyong, sehingga tidak perlu melambung melalui desa lain (Surenlor-red) yang jarak tempuhnya lebih jauh.

“Jalan yang sudah bagus itu hasil dari semangat gotong royong diantara TNI dengan rakyat,”tuturnya.

Dijelaskannya, minimnya akses membuat  sebagian wilayah di dua desa ini terisolir, masyarakat kesulitan mengangkut hasil pertanian karena aksesnya yang sulit.

Baca:  Jelang Idul Fitri Polsek Tugu Trenggalek Tingkatkan Keamanan

“Mudah mudahan dengan adanya jalan ini mobilitas ekonomi bisa berjalan lancar,” ungkap Dansatgas Dodik.

Dengan dibangun masyarakat tidak lagi memutar jalan melalui Surenlor lagi, karena akses kedua desa ini  sudah terhubung.

Melengkapi paparannya Dansatgas yang juga Komandan Kodim Trenggalek ini menyebut, sarana TMMD membangun jalan rabat sejauh 1.620 meter dengan lebar jalan 3 meter tebal rabat jalan 15 cm, ada beberapa tembok penahan jalan rehabilitasi tempat ibadah dan bedah rumah sebanyak delapan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni).(ham)