Baznas Gandeng Ralali.com Hadirkan Layanan Kurban Digital

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM — Menyambut datangnya Hari Raya Idul Adha 1440 H, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggandeng Ralali.com selaku platform marketplace business to business (b2b), menghadirkan layanan kurban digital melalui program Kurban Berdayakan Desa.

Layanan kurban digital ini sudah bisa dilakukan usai penandatanganan kerjasama antara kedua pihak di Kantor Baznas Pusat, Wisma Sirca, Menteng, Jakarta, Kamis (8/8/2019).

Ketua Panitia Kurban Nasional Baznas 2019, Mohammad Indra Hadi dalam press conference seusai penandatangan kerjasama mengatakan pihaknya terus berinovasi dalam melayani masyarakat, termasuk dalam menjalankan ibadah kurban secara digital.

Menurutnya, kerjasama dengan Ralali.com ini akan memudahkan masyarakat untuk menunaikan kurban sekaligus memberdayakan masyarakat desa. Layanan ini menyasar kaum milenial atau usia dibawah 40 tahun yang sibuk aktifitasnya menggunakan gadget.

Baznas menjalin kerjasama dengan Ralali.com dalam menghadirkan layanan kurban digital, di Jakarta, Kamis (8/8/2019).

“Kami berterima kasih kepada Ralali.com yang membantu masyarakat Indonesia untuk tetap dapat berkurban di tengah kesibukan aktivitasnya melalui smartphone. Kami berharap kerjasama ini dapat terus terjalin sehingga memiliki manfaat yang semakin luas,” ujar M. Indra Hadi.

 

Indra menyebut data Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa angka kemiskinan di Indonesia pada Maret 2019 mencapai 25,14 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, persentase penduduk kurang mampu yang tinggal di desa mencapai 12,85 persen.

“Sebagai kontribusi dalam rangka membantu penduduk kurang mampu sekaligus menyambut Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 11 Agustus 2019, Baznas di tahun ini menargetkan penyaluran daging kurban ke berbagai wilayah pelosok yang jarang terjamah,” katanya.

Ia menjelaskan, untuk menjangkau seluruh masyarakat di berbagai daerah, Baznas yang merupakan badan resmi penyalur zakat dan satu-satunya yang dibentuk pemerintah sejak 2001 merasa perlu menggandeng Ralali.com dalam menggabungkan program Baznas Kurban Berdayakan Desa dengan progran Ralali.com untuk Pengembangan UMKM.

“Kolaborasi ini bertujuan memberi kemudahan kepada pelaku usaha dalam melakukan ibadah kurban secara digital, dimana pasca pelaksanaan kurban selesai dilakukan para Mudhahhy (orang yang berkurban) akan langsung menerima laporan dari Baznas. Di lain sisi, program ini turut membantu para UMKM sesuai dengan misi Ralali.com yang dalam hal ini hewan kurban dipastikan berasal dari peternak yang berlokasi di pedesaan,” jelas Indra.

Sementara itu, Chief Operating Officer Ralali.com, Alexander Lukman, mengungkapkan hewan kurban yang dijual Baznas melalui platform Ralali.com diambil langsung dari peternak hewan kurban yang berlokasi di desa-desa kecil di Indonesia.

Pengambilan hewan kurban di desa, bukan di kota, adalah wujud kepedulian lain demi membantu tingkat pertumbuhan ekonomi yang merata ke berbagai daerah.

Harga kurban yang dijual pun dipastikan sesuai dengan standar yang berlaku yaitu mulai dari Rp 2.500.000 hingga Rp 17.000.000 berdasarkan kategori jenis hewan kurban.

“Layanan kurban digital ini sejalan dengan visi perusahaan kami untuk mendorong ekonomi dan edukasi digital sampai pedesaan, dengan pengambilan hewan kurban yang langsung dari UMKM peternak di pedesaan,” ungkap Alexander Lukman.

Ditambahkan pula oleh Vice President of Partnership & Monetizing Ralali.com, Alvin Aulia Akbar bahwa selain kurban digital, kerjasama ini juga meliputi penyediaan layanan infak yang bisa diakses oleh para pelaku UMKM atau Sahabat Ralali.com secara daring.

“Saya berharap kurban digital ini mampu membantu para pelaku UMKM dalam menjalankan ibadah kurban dengan mudah, aman, dan nyaman, lantaran adanya transparansi berupa laporan langsung dari Baznas sebagai penyelenggara. Selain berkurban, pelaku UMKM juga dapat sekaligus berinfak. Dana infak yang terkumpul nantinya akan disalurkan langsung kepada pengungsi Palestina melalui Baznas,” tutur Alvin. @Rudi