Dewan Trenggalek Tegaskan APBD Belum Berpihak kepada Rakyat

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Masih belum tersentuhnya aspirasi masyarakat dalam pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Trenggalek muncul dalam pembahasan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk RAPBD Perubahan pada tahun 2019.

Walaupun Perubahan APBD (P-APBD) akhirnya disepakati antara Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), namun pernyataan tersebut terlontar dari hampir semua anggota Banggar, Kamis,(8/8).

“Dari apa yang telah di bahas ternyata masih banyak item yang perlu dibenahi, seperti penyajian data terkait narasi penganggaran dan keberpihakan APBD yang dirasa masih kurang terhadap masyarakat,”ucap Agus Cahyono, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek yang memimpin rapat.

Politisi asal PKS ini mengatakan, pembahasan tentang KUA dan PPAS kali ini merupakan rapat terakhir dan telah ada kesepakatan bahwa KUA dan PPAS perubahan. Dan hasilnya masih banyak item yang perlu dibenahi.

“Seperti tentang narasi penganggaran, yang telah disampaikan oleh Banggar disaat rapat. Karena dalam penyampaian penganggaran, TAPD hanya bisa menjelaskan tentang ploting dari OPD, padahal dari itu harus ada narasi secara detail,” katanya.

Menurut Agus, narasi tersebut dianggap penting sebagai acuan untuk mengetahui mengapa OPD pelaksana perlu anggaran sekian, apa saja dan berapa anggaran yang di kucurkan. Jadi narasi itulah yang nanti diharapkan menjadi data penyanding di RAPBD Perubahan nanti yang akan dimasukkan dalam nota dalam waktu dekat ini.

“Pada pembahasan juga ada kritisi terhadap beberapa kegiatan yang belum mencerminkan keberpihakan APBD kepada masyarakat miskin,” terangnya.

Agus menambahkan, kurangnya keberpihakan tersebut karena masih ada problem pelayanan dasar seperti tentang kesehatan. Disisi lain juga telah didapati adanya OPD yang telah menganggarkan kendaraan dinas.

”Ayo kita perbaiki semuanya dengan tekad dan semangat,”pungkasnya.(ham)