Walikota Kediri, Siap Berdiskusi Tentang Cagar Budaya

Walikota Kediri Saat mencoba salah satu motor antik yang dipamerkan ( foto : G Marmoyo_KIcom)
Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar mencoba motor antik yang dipamerkan       ( foto : G Marmoyo_KIcom)

KANALINDONESIA.COM : Museum Airlangga Kota Kediri mendadak ramai dengan adanya pameran Cagar Budaya Sejarah Transportasi, hingga Walikota Kediri Abdullah Abu bakar terkagum dan kaget dengan banyaknya motor antik peninggalan sejarah perang dunia ke II banyak yang masih terawat dan terjaga keaslianya.

Hal tersebut dikatakan Walikota Kediri saat melihat agenda kegiatan Dinas Budaya Pariwisata Pemuda Dan Olahraga ( Disbudparpora) kota Kediri di Museum Airlangga, Sabtu (26/11/2016).

Dalam keteranganya Abu mengatakan,”baru sekali ini saya melihat pameran motor antik di Kota Kediri, terus terang baru kali ini saya melihat motor antik peninggalan sejarah,”ungkap Walikota yang sempat mengabadikan dirinya naik motor BSA M21 langsiran tahun 1941.

Lebih lanjut Walikota menjelaskan, jika banyaknya motor antik yang ada dikota Kediri ini bisa menjadi nilai seni dan romantisme kota Kediri.

“Semoga benda sejarah ini bisa terawat pada pemiliknya agar nilai historisnya bisa terjaga,”kata Walikota.

Walikota juga menambahkan, jika di daerah lainya motor antik ini sudah di perdakan untuk mengantisipasi motor keluar atau lari ke luar negeri.

“Wilayah Pematang Siantar Perda untuk motor antik sudah ada sampai saat ini untuk dilestarikan. Dan menjadi wisata angkutan klasik dengan Bentor-nya,”ucap Walikota.

Abdulah Abu bakar juga menambahkan pihak pemerintah melalui Disbudparpora Kota Kediri juga siap menerima komunitas motor antik untuk diajak berdiskusi mengenai cagar budaya peninggalan sejarah.

“Kita siap menerima komunitas untuk berdiskusi mengenai pariwisata dan benda cagar budaya yang bergerak maupun yang tidak bergerak,” terang Abu.

Terpisah, Adnan Al Asmara pelaksana kegiatan acara sosialisasi UU benda cagar budaya tentang sejarah transportasi Indonesia mengatakan, jika kegiatan ini dilakukan untuk mensosialisasikan pada masyarakat luas terkait transportasi peninggalan sejarah,

“Motor antik atau kuno yang jelas masuk kategori benda sejarah, karena punya nilai sejarah yang cukup tinggi dan juga berumur sudah lebih 60 tahun,”ungkap Adnan.

Selain itu, dalam UU cagar budaya No 11/ 2010 ada pasal yang menyebutkan jika kategori / spesifikasi benda cagar budaya adalah benda bergerak dan tidak bergerak buatan manusia atau lainya, serta mempunyai nilai sejarah dan berusia lebih dari 50 tahun.

“Benda transportasi yang kita pamerkan saat ini berumur lebih dari 50 tahun semuanya diantaranya BSA M21, HD WlC, NSU Quick, Zundap KZ dan lainya,”pungkas Adnan.

Untuk diketahui, selain sosialisasi UU cagar budaya pameran benda sejarah transportasi agenda acara juga akan diramaikan seniman Sketsa Kota Kediri yang akan menuangkan idenya menggambar benda cagar budaya pada Minggu (27/11/2016) besuk.

Puluhan seniman lukis sketsa Kota Kediri yang mempunyai tema “Hore Hore di Hari Minggu dengan Menggambar Benda Cagar Budaya”. (G Marmoyo)