Kirab Dewi Sri Berharap Mendapat Keberkahan

Kirab Dewi Sri.

KENDAL – KANALINDONESIA.COM

Raja-raja se-nusantara berkumpul di Kampoeng Djowo Sekatul di Desa Margosari, Kecamatan Limbangan, Kamis (15/08) malam.

Kehadiran raja tersebut untuk mengikuti kirab Dewi Sri yang digelar Keraton Kawitan Amarta Bumi. Kirab itu dilakukan sebagai bentuk ucapan terima kasih warga kepada Dewi Sri yang merupakan simbol dari dewi padi.

Dewi Sri diperankan oleh Kanjeng Raden Ayu Dinar Retno Djenoli istri dari Sri Anglung Prabu Punto Djojonagoro. Dewi Sri ditandu oleh empat orang dari Pendopo Pakuwon menuju Pendopo Saridin yang berjarak sekitar 100 meter.

”Padi laki-laki dan padi perempuan itu merupakan lambang dari kemakmuran,” kata Sri Anglung Prabu Punto Djojonagoro.

Sesampai di Pendopo Saridin, prosesi ritual kirab Dewi Sri dimulai dengan tarian empat penjuru arah mata angin. Prosesi ritual dilakukan dengan khidmat dan diiringi tembang- tembang Jawa yang merupakan cara untuk mengundang Dewi Sri.

”Tradisi kirab ini rutin kami selenggarakan setiap tahun di bulan besar menurut kalender Jawa atau Dzulhijjah menurut kalender Islam,” jelasnya.

Sri Anglung mengatakan, kirab tersebut merupakan tradisi adi luhung peninggalan leluhur yang sudah punah dan perlu dilestarikan kembali. Kirab itu bisa membuat suasana tenteram, damai, dan menjadi keyakinan tamu yang hadir bahwa kirab dapat membawa berkah bagi semua.(eko)