Gerakan Pramuka dan Hizbul Wathan Sinergi dalam Paciran Scout Callange 2019

Kakwarran Paciran, Sutam (kiri) dan Sucipto, anggota Mabiran (kanan) menyerahkan tropi bergilir Camat Paciran kepada juara umum Paciran Scout Callange 2019 MI Al Muhtadi Sendangagung. Foto: omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Paciran sukses menggelar kegiatan Paciran Scout Challenge (PSC), di Lapangan Tabel Desa Tunggul Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan selama tiga hari, mulai tanggal 14 hingga 16 Agustus 2019. Ketua Kwarran Paciran, Sutam menjelaskan kegiatan ini diikuti Gugus Depan (Gudep) Gerakan Pramuka tingkat SD dan MI serta beberapa  Qobilah (Gudep) Hizbul Wathan (HW).

Kegiatan Paciran Scout Challenge (PSC) tersebut, merupakan bentuk inovasi di dunia kepanduan karena menyatukan Gerakan Pramuka dan Hizbul Wathan (HW) dalam satu wadah kegiatan.

“Mungkin kalau di wilayah Kabupaten Lamongan baru ada di Kecamatan Paciran Gerakan Pramuka dan Hizbul Wathan (HW) mengadakan kegiatan bersama. Dan ini merupakan kegiatan yang ketiga kalinya dan dilaksakan setiap dua tahun sekali,” tutur Sutam.

Sutam juga menambahkan bahwasanya Paciran Scout Challenge (PSC) dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Pramuka yang ke-58 serta memberikan pendidikan karakter bagi generasi muda di Kecamatan Paciran sejak dini agar kedepannya dapat lebih tangguh dan bertanggung jawab.

Dalam kegiatan tersebut, menurut Sutam, kurang lebih terdapat 10 kategori perlombaan yang diikuti oleh anggota Pramuka maupun Hizbul Wathan diantaranya; jelajah, pionering (perahu), rangking 1, tahfidz, poster, hidromodelling, water roket, semaphore dance, cuci tangan dance dan pensi. Melihat animo peserta yang cukup baik dalam pelaksanaan Paciran Scout Challenge (PSC)tahun 2019 ini, pihaknya berkomitmen akan melaksanakan kegiatan tersebut secara berkesinambungan.

Dua peserta Paciran Scout Callange dari anggota Pramuka dan Hizbul Wathan menyampaikan pesan kebersamaan. foto: omdik_kanalindonesia.com

“Kehadiran 23 Gudep dan 6 Qobilah, kami rasa tahun-tahun berikutnya harus lebih ditingkatkan kemeriahannya agar semangat para peserta semakin bertambah untuk hadir dan mengikuti Paciran Scout Challenge (PSC),” ungkapnya.

 Sementara itu, Sucipto anggota Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Paciran yang saat itu hadir mewakili Camat Paciran yang berhalangan hadir untuk menjadi pembina dalam upacara penutupan menyampaikan rasa senang dan bangganya melihat peserta Paciran Scout Challenge (PSC) tetap semangat sampai berakhirnya kegiatan.

 Kegiatan Kepanduan (Pramuka dan HW) telah terbukti memiliki potensi besar untuk menjadi pilihan kegiatan yang positif dan menarik bagi anak-anak serta remaja di Indonesia. Hanya membutuhkan sedikit pemantik untuk menggaungkan kegiatan Kepanduan di sekolah atau madrasah saat ini,” kata Sucipto.

Dalam Paciran Scout Challenge (PSC) tahun 2019 ini, MI Al Muhtadi Sendangagung berhak membawa pulang Tropi bergilir dari Camat Paciran selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran) dan diperebutkan  dua tahun yang akan datang.