Residivis Kambuhan dan Penadah Merangkap Pelaku Curanmor Di Dor

BANGKALAN, KANALINDONESIA.COM: Seorang residivis kambuhan yang baru 4 bulan keluar dari lembaga pemasyarakatan (lapas) kembali harus meringkuk dan merasakan dinginya jeruji besi sel tahanam Polres Bangkalan. Karena terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) jenis sepeda motor. Inisial M (42) warga Dusun Blungkeng Desa / Kecamatan Sepulu Kabupaten Bangkalan. Bersama komplotanya inisial IS (19 ) warga Dusun Dabung Desa Macajah Kecamatan Tanjung Bumi Bangkalan. Diinapkan dihotel prodeo Mako Polres Bangkalan. Sedangkan SS (35) warga Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang yang diduga sebagai penadah barang curian juga pelaku curanmor yang sempat melarikan diri. Saat ini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) dari pihak Pokrea Bangkalan.

” Tersangka M terpaksa di dor dua kali pada lutut dan pergelangan kaki kananya. Serta IS di dor pergelangan kaki kirinya. Karena hendak melawan saat ditangkap dan membahayakan jiwa petugas,” terang Kompol Hendy Kurniawan ketika mewakili Kapolres Bangkalan, AKBP Boby Paludin Tambunan pada acara konprensi pers yang digelar di Mako Polres Bangkalan, Senin, (19/8/2019).

Lebih lanjut Wakapolres Bangkalan menjelaskan bahwa tersangka M dan IS sudah 11 kali melakukan curanmor dengan TKP yang berbeda – beda. Tepatnya 8 kali TKP-nya dikota Bangkalan dan 3 kali di Kecamatan Klampis.

Saat ini, 5 unit sepeda motor, belasan buah onderdil kerangka sepeda motor yang sudah dipreteli, satu buah HP milik siempunya sepeda motor yang dicuri, belasan buah nopol yang dipalsukan disita sebagai barang bukti.

“Kedua tersangka nantinya akan dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumanya 7 tahun penjara,’ pungkas Wakapolres Bangkalan. (yans).