Spesialis Pembobol Toko Lintas Kota Dicokok Polisi, Salah Pelaku Asal Ponorogo

imagefoto istimewa

KANALINDONESIA.COM :Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jombang, meringkus dua orang dari Tiga Pelaku spesialis pembobol Toko. Kedua pelaku ditangkap, setelah membobol toko milik Sugito warga Dusun Mancar barat Desa Mancar Kecamatan  Peterongan.

Kedua pelaku yang ditangkap yakni CS (50) warga Dusun Patran, Desa kupuk Kecamatan Bungkal kabupaten Ponorogo dan YS alias Gundul (30) warga Jalan Laksda Adi Sucipto Desa Denanyar Kecamatan Jombang. Sedangkan salah satu pelaku lainnya berinisial SG masih dilakukan pengejaran dan sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah kunci letter T, satu buah obeng, satu tas tempat pancing ikan, Dua buah linggis masing-masing panjang 60 sentimeter dan 100 sentimeter. Satu buah senter, satu potong kayu serta dua karung plastik.

Iptu Subadar selaku, Kepala Sub bagian humas Polres Jombang, menuturkan, komplotan pembobol toko yang diamankan melakukan aksinya di dua tempat berbeda, yakni di dusun Mancar barat Desa Mancar Kecamatan Peterongan menggasak 2 karung rokok berbagai merk tafsir kerugian Rp 8 juta. Sedangkan di Dusun Jaten Desa Jatipelem Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang juga menggasak toko yang ditafsir kerugian Rp 14 juta. Senin, (28/11/2016) pagi.

“Pelaku berjumlah tiga orang menggunakan kendaraan sewa (mobil rental), mereka berkeliling mencari sasaran. Apabila sasaran sudah didapat, CS bersama SG bertugas mencongkel pintu menggunakan linggis atau kubut, untuk merusak kunci pintu roling dor menggunakan kunci leter T. Sedangkan YS sebagai pengemudi mobil stand by atau menunggu di dalam mobil,” ungkapnya.

Masih menurut Sibadar,“Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif, Pelaku juga menjalankan aksinya di kota lain. Adapun tempat kejadiannya yakni di Sidoarjo dua TKP, Mojokerto satu TKP dan Nganjuk satu TKP.  Selain mengamankan para tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti yang digunakan untuk melakukan kejahatan. Kedua Pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,” pungkasnya.(elo)