Usia Belum Setahun, Gedung CSSD RSUD Ploso Sudah Retak Parah

Kondisi retakan pada dinding bangunan gedung CSSD RSUD Ploso Jombang yang usia bangunannya belum setahun

JOMBANG,KANALINDONESIA.COM :Usia bangunan belum genap satu tahun gedung Central Starile Supply Department (CSSD) di RSUD Ploso, Jombang Jawa Timur sudah alami keretakan yang cukup parah.

Parahnya lagi, keretakan muncul pada dinding-dinding bangunan gedung yang menelan anggaran sekitar 3,4 milyar, dan bersumber dari APBD.

Dari pantauan dilokasi retakan-retakan cukup parah dan panjang membujur ketas dan kesamping. Bahkan tampak pada palvon atap sudah mengalami kerusakan, akibat terkena bocoran air hujan.

Menurut keterangan, Pejabat Pembuat Komitmen RSUD Ploso, Heru Purwanto, bangunan CSSD di RSUD Ploso, memang sudah mengalami keretakan-keretakan. Namun, ia tidak mengetahui penyebab pasti kenapa bangunan tersebut sudah mengalami keretakan, meski gedung tersebut kategori gedung baru. ”Ya itu memang mengalami keretakan-keretakan,” ungkapnya., Kamis (23/8/2019).

Ketika ditanya, apakah keretakan itu muncul akibat dari pemasangan tiang pancang untuk pembangunan gedung rawat inap VIP lantai II, yang lokasinya berada di depan gedung CSSD. Dengan tegas Heru membantah pertanyaan tersebut. ”Bukan dampak dari tiang pancang, memang sebelum ada pemasangan tiang pancang gedung itu sudah mengalami keretakan,” ujar Heru.

Lebih lanjut Heru menegaskan bahwa, bangunan gedung itu masih menjadi tanggung jawab rekanan. Dan kini, ia juga sudah berkoordinasi dengan PT Cipta Prima Selaras dari Malang selaku pelaksana untuk melakukan perbaikan. ”Sudah kami koordinasikan dengan pelaksana dulu untuk melakukan perbaikan,” katanya.

Hanya saja memang, imbuh Heru, untuk melakukan perbaikan saat ini, rekanan tidak bisa melakukan sekarang. Lantaran, di area skitar gedung CSSD, sedang berlangsung prososes pemancangan untuk pembangunan gedung rawat inap VIP lantai dua.

Sehingga dikhawatirkan Heru, perbaikan yang dilakukan rekanan dari Malang itu, menjadi tidak maksimal hasilnya. ”Untuk perbaikan ya menunggu pemasangan tiang pancang nantinya,” pungkasnya.(elo)