Banteng Krido Trenggalek Buka Festival Jaranan

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Cukup atraktif persembahan Banteng Krido membuka kegiatan Festival Jaranan Terbuka Kabupaten Trenggalek ke-24 tahun 2019, Rabu (21/8).

Festival rutin yang digelar tiap tahunnya ini dalam rangka HUT ke 74 Kemerdekaan RI dan  Hari Jadi ke 825 Kabupaten Trenggalek yang jatuh pada 31 Agustus 2019 mendatang.

Agus Setyono, Ketua panitia kegiatan sekaligus Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek menyebut festival ini selain memperingati Hari Jadi Trenggalek juga untuk melestarikan budaya kearifan lokal menjadi daya tarik wisata daerah.

“Kebudayaan lokal seperti Seni Jaranan Turonggo Yakso bisa laku dijual kepada wisatawan,”ucapnya.

Lebar panggung yang cukup luas dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh para penari Banteng Krido untuk melakukan gerakan salto berputar putar. Penampilan grup jaranan ini memang cukup menghibur seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir dalam pembukaan festival jaranan ini.

“Cukup variatif dan tampilannya menantang,”terangnya.

Tampil sebagai bintang tamu, Banteng Krido mengemas semua gerakan tari jaranan mulai dari Turonggo Yakso tari jaranan khas Kabupaten Trenggalek, Centerewe dan Pegon menjadi sebuah karya tari yang sangat menghibur.

“paduan menarik antara alairan di jaranan berhasil disuguhkan secara apik oleh grup ini,”tegasnya.

Penampilan Banteng Krido sebagai pembuka festival jaranan terbuka ini memang cukup memuaskan, menambah antusias masyarakat yang hadir untuk menyaksikan festival ini sampai selesai.

“Aplause dari penonton sangat meriah,”pungkasnya.(ham)