Kaum Muda Pelalawan Desak Pihak Berwenang Segera Menahan Tersangka Kasus Kebakaran Hutan

PELALAWAN, KANALINDONESIA.COM: Tokoh muda Pelalawan mendesak pihak berwenang untuk segera menahan direktur PT SSS,  lantaran secara Korporasi dianggap yang bertanggung jawab terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pelalawan, Riau.

Polisi telah menetapkan perusahaan perkebunan sawit, PT SSS, menjadi tersangka korporasi karena diduga telah lalai mengawasi lahan mereka beberapa waktu lalu.

Namun hingga kini belum ada seorangpun dari  pihak PT SSS yang ditetapkan tersangka apalagi di tahan.

” Jika dilakukan pembiaran, ini akan berakibat fatal. Akan menjadi contoh oleh korporasi lain, menilai persoalan Karlahut ini sepele, sementara ancaman asap sudah sangat merusak udara di Riau ini,”ujar Said Abu Syofyan salah seorang tokoh muda Pelalawan seperti dikutip dari Riausindo.com.

Selanjutnya Sayed yang juga ketua LSM PENA Kabupupaten Pelalawan mendesak Kapolda Riau untuk menahan Direktur PT SSS yang sudah ditetapkan tersangka semenjak 9 Agustus 2019 lalu.

“Kami juga mendesak pemerintah Kabupaten Pelalawan, untuk meninjau ulang,  jika perlu  mencabut izin operasional PKS PT SSS dikarenakan posisi lahan HGU PT SSS sudah masuk dalam katagori perusak lingkungan,” tegasnya.

Sebelumnya, pihak kepolisian melalui  Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri sudah menyampaikan status tersangka PT SSS Secara Korporasi.

“Dalam hal ini kelalaian mereka. Jadi lahan yang sekian ribu hektare itu dibiarkan, tidak diawasi, tidak dirawat, sehingga terjadi kebakaran,” pungkasnya. (Jcr)