Progres Minim, Pelaksana Proyek Gedung Paviliun Seruni RSUD Jombang Diwarning Dewan

Papan proyek pembangunan gedung rawat inap kelas III paviliun Seruni RSUD Jombang

JOMBANG,KANALINDONESIA.COM :Pelaksanaan proyek pembangunan gedung rawat inap kelas III paviliun Seruni RSUD Jombang, Jawa Timur sempat alami keterlambatan pengerjaan. Meski sudah berjalan dua bulan, progress pekerjaan masihlah minim.

Bahkan pelaksana proyek, juga mengakui adanya minus waktu, yang diakibatkan matrial proyek sulit diletakkan di lokasi proyek.

Minimnya progress proyek pembangunan gedung yang menelan anggaran 3 milyar itu, mendapat respon dari kalangan dewan.

Ketua sementara DPRD Jombang, Miftahul Huda memberikan warning pada pelaksana proyek. Ia menyerukan agar pekerjaan bisa dituntaskan sesuai kontrak yang ditetapkan. ”Tentu kami memberi warning agar pekerjaan bisa tepat waktu,” ujar Huda, Rabu (28/8/2019).

Masih menurut penjelasan Huda, dan apabila memang, pembangunan tersebut sudah tidak sesuai dengan progres pelaksanaan pekerjaan. Maka, pihak kontraktor harus mengejar keterlambatan progres sesuai yang direncanakan, oleh PPK.

Baca:  Tiga Budak Narkoba Asal Ketapang Diringkus Polres Sampang

”Kalau sudah tidak sesuai dengan progres, bagaimanapun juga kontraktor harus mengejar. Dengan cara menambah pekerja atau bagaimana, strategi teknisnya,” tegasnya.

Lebih lanjut Huda menegaskan pada rekanan agar tidak mengenyampingkan kualitas bangunan. Meski dilakukan percepatan pekerjaan juga harus sesuai dengan spek yang berlaku. ”Jangan sampai pembangunan dikerjakaan dengan asal-asalan,” terangnya.

Masih menurut Huda, seharunya pembangunan proyek ini harus dikerjakan dengan bersungguh-sungguh, mengingat bangunan ini merupakan bangunan fasilitas pelayanan masyarakat di bidang kesehatan.

Kalau pelaksana pembangunannya seperti ini, pastinya masyarakat yang dirugikan. Untuk itu, pihaknya meminta untuk semua pihak terkait seperti kejaksaan maupun pihak kepolisan untuk ikut melakukan pengawasan.

”Apabila semua mengawasi proyek ini, tentu kontraktor juga bisa serius untuk mengerjakan proyek tersebut,” tukas politisi PKB yang pernah menjadi ketua Komisi C DPRD Jombang tersebut.

Baca:  Bermaksud Sambang Persemaian, Petani di Lamongan Tewas Tersengat Jebakan Tikus

Seperti diberitakan sebelumnya, pekerjaan proyek pembangunan gedung rawat inap kelas 3 Paviliun Seruni RSUD Jombang, Jawa Timur, yang sudah berjalan hampir dua bulan, sejak tertanggal kontrak 2 Juli, sempat mengalami minus.

Hal ini diakui oleh, pihak pelaksana dari PT Jaya Semanggi Enginiring, Khusnul Anam. Dikonfirmasi secara terpisah, pihaknya mengakui bahwa progres pekerjaan bangunan lantai 3 yang menelan anggaran Rp 3 miliar tersebut sempat minus dari target yang seharusnya. ”Memang pekerjaan kemarin sempat minus,” ujar Khusnul Anam, pelaksana proyek RSUD Jombang.(elo)