IKASA 72 Selenggarakan Festival Band Antar SLTA se DKI Jakarta

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM — Bangsa yang besar adalah yang tidak melupakan jasa para pahlawannya. Namun, jiwa nasionalis dan kepahlawanan di era milenial ini dirasakan sudah mulai pudar.

Ini disebabkan pengaruh era digital terhadap perubahan sosial yang memiliki dampak positif maupun negatif. Dampak positif pengguna media digital secara nyata telah membawa pengaruh terhadap perubahan-perubahan sosial masyarakat kearah yang lebih baik.

Tetapi, dampak negatif membawa perubahan sosial pada masyarakat yang menghilangkan nilai-nilai atau norma-norma yang ada di dalam masyarakat termasuk di dalamnya tentang arti perjuangan para pahlawan yang mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang sudah mulai terabaikan.

Menyadari akan hal tersebut, Ikatan Alumni SMA Negeri 72 Jakarta (IKASA 72) akan menyelenggarakan Festival Band antar Sekolah Lanjutan Tingkat Atas se DKI Jakarta yang akan digelar tanggal 10 November 2019 di Auditorium Gelanggang Remaja Jakarta Utara yang bertepatan dengan Hari Pahlawan.

Prihantoro selaku Ketua Umum IKASA 72 mengatakan kegiatan ini sengaja dilaksanakan bertepatan dengan Hari Pahlawan dengan salah satu lagu yang wajib dinyanyikan peserta adalah bernuansa kepahlawanan seperti Bangun Pemuda Pemudi atau Selamat Datang Pahlawan.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menggugah semangat patriotik jiwa kepahlawanan para milenial-milenial muda masa kini melalui lagu-lagu perjuangan yang mereka bawakan nanti,” ujar Prihantoro di Kelapa Gading, Jakarta, Jumat (13/92019).

Ikatan Alumni SMA Negeri 72 Jakarta (IKASA 72) akan menyelenggarakan Festival Band antar Sekolah Lanjutan Tingkat Atas se DKI Jakarta yang akan digelar tanggal 10 November 2019 di Auditorium Gelanggang Remaja Jakarta Utara. Foto: Dok. IKASA 72

ia menjelaskan event ini juga dapat menjalin silaturahmi antar pelajar dan saling mengenal satu dengan yang lainnya dari berbagai sekolah di Jakarta.

Selain itu, diharapkan kedepannya
dapat saling bersinergi di segala bidang bukan hanya melalui hobi bermain musik namun juga dapat melakukan tukar pikiran tentang jenjang pendidikan yang lebih tinggi nantinya.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi dan saling kenal antar pelajar di wilayah DKI Jakarta. Syukur-syukur mereka saling melakukan brain storm tentang rencana meneruskan jenjang pendidikan yang lebih tinggi setelah lepas dari bangku sekolah nanti,” jelas Ketum sapaan akrab Prihantoro dilingkungan IKASA 72.

Ia menambahkan, bagi para pelajar atau sekolah yang ingin mengikuti festival band ini, pendaftaran sudah mulai dibuka sampai dengan batas akhir tanggal 30 Oktober 2019 dan
terbatas hanya untuk 25 sekolah.

Dengan biaya pendaftaran hanya Rp250.000, bagi peserta yang beruntung akan mendapatkan total hadiah Rp 5 juta

Peserta bisa menghubungi panitia pelaksana yakni Ala Rasyid di 0813-8064-5003, Acho di 0812-8927-7491 atau Etdo di 0851-0493-6633.

“Biaya pendaftaran itu hanya untuk pengikat saja, untuk keseriusan para pendaftar. Itupun akan kami kembalikan dalam bentuk hadiah. Itung-itung latihan di studio sambil uji mental tampil didepan umum,” pungkas Prihantoro. @Rudi