Polres Ponorogo Ringkus Komplotan Pembobol Mesin ATM

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Anggota Unit Opsnal Satreskrim Polres Ponorogo berhasil menangkap pelaku pembobol Mesin Anjungan Tunai Mandiri(ATM) milik salah satu Bank yang berada di Jalan Basuki Rahmat, masuk Kelurahan Tonatan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.

“Dari 4 pelaku, dua diantaranya sudah berhasil kita amankan,”ucap Kapolres Ponorogo AKBP Radiant.

Dua pelaku yang berhasil diamankan yaitu MR (33) warga Lingkungan Tegal Arum, Kelurahan/ Kecamatan/ Kabupaten Purworejo, Jateng; JS(37) warga Dusun Kenep, Desa Sumbersari, kecamatan Saradan, Madiun, Jatim.

“Dua pelaku yang masih dalam pengejaran dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) yaitu DN(38) warga Pekalongan, Jawa Tengah, dan DAN warga Bantul, Yogyakarta. Keberadaan keduanya sudah berhasil kita deteksi,”terang AKBP Radiant.

Baca:  Soal Pembayaran Utang, KSU Arta Srikandi Banyuwangi dan Kreditur Berpeluang Damai

Pembobolan mesin ATM milik bank plat merah tersebut terjadi pada Rabu,( 07/08/2019) sekira pukul 14.20 WIB dan Rabu(04/09/2019) sekira pukul 18.30 WIB. Dalam operandinya, komplotan tersebut sama-sama menggunakan senar dan mata pancing.

Dugaan tindak pidana tersebut diketahui setelah adanya ketidaksesuaian jumlah fisik di mesin ATM dengan jumlah uang yang tertera di sistem keuangan Bank tersebut. Setelah dilakukan pengecekan di rekaman CCTV barulah diketahui kalau di tempat mesin ATM yang berada di depan gedung terpadu tersebut ada dua orang mengambil uang tanpa seizin pihak Bank.

Dengan ditemukannya kejadian tersebut diatas maka pihak Bank melaporkan kejadian ke Polres Ponorogo.

Mendapati laporan tersebut, anggota Unit Opsnal Satreskrim Polres Ponorogo segera melakukan upaya penyelidikan dan pengejaran yang akhirnya berhasil menangkap dua orang yang diduga telah melakukan tindak pidana tersebut.

Baca:  Ungkap Investasi Bodong Sapi Perah, Polres Ponorogo Amankan Otak Pelaku

Mendasar hasil pemeriksaan yang telah dilakukan untuk kejadian hari Rabu(07/08/2019) untuk MR bersama dengan DN (DPO) berperan sebagai pengambil uang dari mesin ATM, sedangkan untuk DAN yang juga  masih DPO berperan mengawasi di seputaran tempat ATM tersebut dengan posisi masih berada di dalam mobil.

Sedangkan dalam kejadian Rabu( 04/09/2019) MR bersama dengan DN berperan sebagai pengambil  uang dari mesin ATM tersebut, sedangkan untuk DAN dan JS berperan mengawasi di seputaran tempat ATM tersebut dengan posisi tetap berada di dalam mobil.

Kedua tersangka tersebut diatas ditangkap terpisah, untuk MR tertangkap di wilayah Kabupaten Purworejo, sedangkan untuk JS tertangkap di wilayah Kabupaten Madiun.

Baca:  Apel Gelar Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak Tahun 2019

Dari pemeriksaan, kelompok pelaku pencurian tersebut merupakan residivis yang sama-sama pernah menjalani hukuman di Rutan Pajangan, Bantul.

Atas perbuatanya tersebut, pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat (1) huruf 4e, 5e KUHP, dengan acaman penjara paling lama 7 tahun.

 

 

  1. Konferensi Pers berjalan aman tertib dan Lancar.

 

 

DUMM

Kapolres Ponorogo

[21.59, 13/9/2019] Husnud polres: Kapolres Ponorogo Buka Gelar Lat Pra Ops Sem