Warga Desa Sumberjo, Gotong Royong Bangun Tanggul Darurat

warga dusun sugihan Sumberjo saat membuat tanggul drurat.( foto : Elo_KIcom)
warga dusun sugihan Sumberjo saat membuat tanggul drurat.( foto : Elo_KIcom)

KANALINDONESIA.COM : Akibat tingginya curah hujan dan debit air Bengawan Solo, membuat pemukiman warga terancam banjir. Warga Dusun Sugihan, Desa Sumberejo kerja bakti membuat tanggul penahan sementara untuk mengatasi luapan sungai bengawan Solo.

Dengan peralatan seadanya warga saling bahu membahu untuk membuat tanggul dari karung plastik yang diisi dengan pasir, hal ini dilakukan karena ketinggian air sudah mengancam pemukiman warga.

Suhadi selaku kepala desa menuturkan, kegiatan warga ini sudah dilakukan rutin setiap tahunnya, sejak 3 tahun terakhir warga Sugihan bergotong royong membuat tanggul dadakan untuk mengantisipasi luapan air sungai Bengawan Solo.

“Sudah 3 tahun terakhir warga dusun tidak kena banjir, akan tetapi jika debit air Bengawan Solo naik seperti ini, warga dan pemerintah desa swadaya untuk membuat tanggul darurat, sebagai langkah awal penanggulangan banjir,” ujarnya, Rabu (30/11/2016).

Masih menurut Suhadi, kegiatan kerja bakti sebagai upaya warga serta pemerintah desa untuk mencegah banjir.

“Sudah menjadi kesadaran bagi setiap warga untuk bekerja bakti melakukan pencegahan banjir, yang kali ini mengancam pemukiman warga kami,”urainya.

Untuk banjir tahun ini, berbeda dari tahun sebelumnya, hal ini dikarenakan warga beserta pemerintah desa giat memperbaiki infrastruktur termasuk salah satunya tanggul di sepanjang pemukiman warga.

“Tahun ini agak berkurang banjir yang merendam pemukiman warga. Tahun kemarin kita menghabiskan 1000 lebih karung plastik yang diisi dengan pasir, untuk kali ini hanya 200 karung, itupun masih sisa banyak mas,” ujar Prasetyo salah satu warga setempat.(elo)