Berbekal Surat Palsu Untuk Nikahi Gadis Ponorogo, Warga Mojokerto Dicokok Polisi

barang bukti surat palsu yang diamankan
barang bukti surat palsu yang diamankan

KANALINDONESIA.COM, PONOROGO: Diduga gunakan surat palsu untuk mengelabuhi agar bisa menyunting gadis asal Ponorogo, DP(27) warga Pulorejo, Kecamatan Dawar Blandong, Kabupaten Mojokerto, diamankan unit Reskrim Polsek Sampung, Ponorogo.

Penangkapan DP yang sudah beristri dan merupakan karyawan swasta ini terjadi, Selasa (29/11/2016) sekira pukul 16.00 WIB.

Kejadian berawal, Sabtu (26/11/2016) lalu sekira pukul 11.00 WIB, pihak Kepala Desa/Kecamatan Sampung, Ponorogo mendapatkan informasi dari istri pelaku bahwa DP telah menggunakan surat palsu yang dikeluarkan oleh Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Dawar Blandong, Kabupaten Mojokerto yang dipergunakan sebagai persyaratan untuk menikah dengan sebut saja Bunga gadis asal Desa/Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorgo, sehingga menimbulkan hak DP untuk dilakukan akad nikah di KUA Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo.

Berdasarkan hasil gelar perkara di Polsek Sampung, kemudian dilakukan penahanan terhadap DP.

“Polsek Sampung mendapatkan laporan dari kepala desa dan perangkat Desa Sampung tentang adanya pelaku yang menggunakan surat-surat palsu untuk persyaratan pernikahan, kemudian ditindak lanjuti dan akhirnya pelaku diamankan beserta barang bukti,”ucap Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto, Kamis (01/12/2016).

Akibat perbuatanya tersebut, DP dijerat dengan pasal 263 (2) KUHP tentang penggunaan surat palsu dan pasal 279 KUHP.

Dari tangan DP, polisi berhasil mengamankan 1 bendel surat-surat sebagai persyaratan pernikahan yang dipalsukan dari Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Damar Blandong, Kabupaten Mojokerto.(AD)