Lagi, Belasan Pejabat Pemkot Madiun Diperiksa KPK

lagi-belasan-pejabat-pemkot-madiun-diperiksa-kpkKANALINDONESIA.COM, MADIUN : Lagi, belasan pejabat Pemkot Madiun, diperiksa penyidik KPK di gedung Bhara Makota milik Polres Madiun Kota, Jawa Timur, Kamis (01/12/2016).
Pejabat yang mejalani pemeriksaan diantaranya Plt Kadis Dukcapil Nono Djati Kusuma, Kepala Satpol PP Sunardi Nurcahyo, Kepala BKM Ansor Rosidi, Kepala BKD Agus H, Kepala Kesbangpoldagri Bambang Subanto, mantan Kepala DPKAD Ahsan dan beberapa orang sekretaris serta bendahara dari beberapa satuan kerja.
Sayangnya, banyak pejabat yang masih menutup-nutupi materi pemeriksaan. Apalagi ketika ditanya wartawan tentang ‘iuran’ dua persen dari Satker yang diduga untuk Walikota Madiun, H. Bambang Irianto, melalui Kepala DPKAD, Agus Purwowidagdo.
“He….he….belum,” kata Kepala Satpol Kota Madiun, Sunardi Nurcahyo, sambil meninggalkan wartawan usai sholat dzuhur di Masjid sebelah gedung Bhara Makota.
Sementara itu Kepala Kesbangpoldagri Kota Madiun, Bambang Subanto, mengaku jika pemeriksaan belum menyentuh ke pokok perkara yang selama ini digembar-gemborkan oleh media.
“Pemeriksaan baru seputar identitas, riwayat pekerjaan dan Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi) saya. Belum mengarah ke arah itu (setoran),” kata Bambang Subanto, kepada wartawan.
Sebelumnya, beberapa pejabat Pemkot Madiun juga menjalani pemeriksaan di tempat yang sama, Rabu (30/11) kemarin. Mereka yang menjalani pemeriksaan kemarin diantaranya Sekda H. Maidi, Kepala Dinas Tenaga Kerja Suyoto, Kepala Diskoporindagpar Sudandi, Kepala BPKAD Agus Purwowidagdo, Kepala Bappeda Totok Sugiarto dan Asisten Pemerintahan Andriono.
Menurut beberapa sumber terpercaya, para pejabat yang diperiksa kemarin dan hari ini tidak ada kaitannya dengan kasus pembangunan Pasar Besar Kota Madiun (PBM) senilai Rp 76,5 miliar yang menetapkan Walikota Madiun H. Bambang Irianto, sebagai tersangka. Namun pemeriksaan kali ini terkait dengan dugaan fee untuk walikota yang bersumber dari APBD Pemkot Madiun selama H. Bambang Irianto menjadi walikota.(AS)