Dua Tahun Anak Dibawah Umur Disekap, Keluarga Korban Diancam Jika Melawan

LUMAJANG, KANALINDONESIA.COM:  Penemuan senjata api rakitan di Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang (25/09/2019) lalu ternyata menyimpan cerita pilu yang menyelimutinya.

Yan( 40)pemilik senjata api rakitan illegal tersebut ternyata memiliki hubungan dengan anak dibawah umur UH (14).

Namun demikian MA yang merupakan orang tua UH menjelaskan, jika dirinya dua tahun lalu terpaksa menerima pinangan dari Yan lantaran takut diancam akan dibunuh. Saat itu MA menolak pinangan tersebut karena sang anak masih berumur 12 tahun dan masih kelas 5 SD.

Bahkan UH juga mengatakan jika dirinya dalam ancaman sempat diajak berhubungan badan oleh Yan. UH pun tak berani melawan permintaan dari pelaku karena dalam ancaman tersebut. Korbanpun juga dilarang melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. UH hanya menyelesaikan pendidikanya hingga jenjang SD.MA mengatakan dirinya takut melaporkan ke pihak kepolisian.

Baca:  Driver Pengguna Aplikasi Tuyul Terancam Sanksi

“Ini adalah puncak dari penderitaan keluarga saya. Saya sudah tidak kuat mendapatkan intimidasi dari pelaku. Padahal hampir setiap malam saya melihat ada mobil polisi lewat di depan rumah saya untuk berpatroli. Namun saya takut dibunuh jika melaporkan kejadian ini,” ujarnya dengan nada takut.

Dalam pernyataanya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM menyanggupi memberikan jaminan kepada pihak korban.

“Ayah dari korban tadi meminta jaminan keamanan kepada saya. Dengan tegas saya dan juga Tim Cobra akan memberikan jaminan keamanan kepada ayah dan anak yang menjadi korban ancaman pembunuhan tersebut. Selain itu, saya juga akan berkomunikasi dengan pemerintah daerah untuk memasukkan anak tersebut di pondok atau pesantren,” tegas AKBP Arsal yang merupakan putra daerah asli Makassar tersebut.

Baca:  Grebeg Syuro Desa Sumbermujur Bentuk Rasa Syukur Kepada Tuhan Akan Hasil Alam Yang Melimpah

Katim Cobra Polres Lumajang AKP Hasran Cobra menyatakan, “atas perintah Kapolres, saya  akan membentuk tim untuk segera menangkap pemilik senjata api rakitan tersebut, karena dapat membahayakan keselamatan orang lain,” ungkap Hasran yang juga selalu Kasat Reskrim Polres Lumajang.