CEK LANGSUNG: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat di Puskesmas Balerejo, Kabupaten Madiun, mengecek kesiapan Babinsa dan Babinkamtibmas menggunakan aplikasi siLacak dan inaRISK. (Foto: Agoes Basoeki)
CEK LANGSUNG: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat di Puskesmas Balerejo, Kabupaten Madiun, mengecek kesiapan Babinsa dan Babinkamtibmas menggunakan aplikasi siLacak dan inaRISK. (Foto: Agoes Basoeki)

MADIUN, KANALINDONESIA.COM: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kunjungi Puskesmas Balerejo Kabupaten Madiun, Minggu (1/8/2021) sianh lalu. Dalam kunjungannya dimaksud dalam rangka meninjau kesiapan Babinsa dan Babinkamtibmas meggunakan aplikasi tracing digital bernama siLacak dan inaRISK serta meninjau kesiapan puskesmas sakit terpadu di Puskesmas Balerejo.

Panglima TNI berpesan agar para tracer digital membiasakan diri menggunakan aplikasi siLacak dan inaRISK. Karena, data masuk di Puskesmas terakhir tidak ada penambahan kasus baru dan saat ini pasien terkonfirmasi positif sebanyak 8 orang, 3 isoman dan 5 isolasi di RS.

“Pertahankan zona hijau sudah dicapai oleh Desa Balerejo. Tinggal bagaimana Babinsa, Babinkamtibmas dan Bidan Desa membiasakan diri menggunakan aplikasi. Serta jangan lupa mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi aturan PPKM dan 5M,” ujarnya.

Saat ini, tambahnya, Babinsa, Babinkamtibmas, bidan desa/kelurahan dan Kades/Lurah berkolaborasi untuk tracing dan testing kepada warga yang terkonfirmasi positif. Saat ini Babinsa dan Binkamtibmas sudah dipegangi aplikasi untuk melaporkan kondisi wilayahnya nantinya masuk dalam data base.

Menurutnya hal itu guna mengetahui kecepatan dan ketepatan tracing, yang hasilnya akan ditindaklanjukan ke testing, sehingga disini ada 4 pilar berkolaborasi (Babinsa, Babinkamtibmas, Bidan dan Kepala Desa/Lurah) untuk percepatan tracing dan testing.
Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputra mengatakan apliaksi dipegang Babinsa dan Babinkamtibmas sudah diterapkan di seluruh desa di Kabupaten Madiun.

“Kami menyiapkan 8 puskesmas sebagai puskesmas terpadu seperti Puskesmas Balerejo ini, dimaksud untuk tambahan Boor di Rumah Sakit.

“Kami alihkan puskesmas sebagai tambahan boor rumah sakit, ada 8 pukesmas disiapkan sebagai puskesmas terpadu. Sedangkan, kondisi Covid-19 di Kecamatan Balerejo ini cenderung stabil dan menurun”, jelas Bupati Madiun.

Dalam Kunjungan Panglima TNI di dampingi Kepala BNPB Pusar Ganip Warsito, Kabarhakam Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Pejabat TNI Polri Provinsi Jawa Timur. (Abas)

---------Ikuti Chanel youtube: KanalindonesiaTv ---------- ----------------------------------------------------------------

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here