Warga di Lamongan Gelar Sholat Istisqo’ Harapkan Hujan Turun

Warga Desa Prijekngablak, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan melaksanakan Sholat Istisqo’, Minggu (13/10/2019). foto : omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Ratusan warga yang ada di Desa Prijekngablak Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, menggelar shalat Istisqo’ atau shalat minta hujan di lapangan sepak bola desa setempat, Minggu (13/10/2019) siang.

Shalat yang bertujuan minta segera diturunkannya hujan ini dilaksanakan oleh warga Desa Prijekngablak dengan khidmat walau bawah teriknya sinar matahari yang cukup menyengat.

Ali Ajib Anamsari, tokoh masyarakat setempat mengatakan, saat ini kemarau yang sudah melanda selama 7 bulan terakhir ini membuat warga di Desa Prijekngablak harus bersabar karena dalam waktu 4 bulan terakhir tidak bisa menanam padi di lahan pertaniannya karena kekeringan.

“Kalau untuk digunakan mandi, cuci dan kakus, air disini masih ada walaupun kadang tersendat. Akan tetapi untuk pertanian sudah tidak bisa,” kata Ali Ajib, ditemui Kanalindonesia.com seusai melaksanakan sholat Istisqo’.

Kesulitan air lantaran kemarau panjang tersebut, kata Ali Ajib, merata di hampir semua desa yang ada di Kecamatan Karanggeneng ini. Bahkan ada desa yang terpaksa mendapatkan bantuan air bersih melalui BPBD Kabupaten Lamongan.

Desa Prijekngablak sendiri juga berada di pinggiran aliran Bengawan Solo, selama ini sumber utama pengairan untuk kegiatan pertanian bersumber pada sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut.

“Kalau normal, petani bisa menanam padi tiga kali dalam setahun. Akan tetapi pada tahun ini petani di sini hanya bisa menanam padi dua kali itu pun yang terakhir hasilnya tidak memuaskan karena kurangnya air,” tutur Ali Ajib.

Shalat Istisqo’ lazim digelar oleh umat Islam di berbagai daerah di Indonesia dalam rangka berdo’a untuk meminta segera turun hujan.

Pelaksanaan shalat ini biasanya dilakukan di lapangan terbuka secara berjamaah, bahkan ada juga yang melaksanakannya di sawah atau lahan kering.

“Dengan digelarnya shalat Istisqo’ ini, maka diharapkan bisa segera turun hujan, karena kami di sini kekeringan dan benar-benar sudah butuh sekali air,” pungkasnya.

Jurnalis : omdik
Kabiro : ferry mosses