Alami Kekeringan, PDIP Ponorogo Salurkan Bantuan Air Bersih

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ponorogo membuka hati kader dan anggota Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) Perjuangan Ponorogo dengan menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah desa di tiga kecamatan yaitu Sawoo, Slahung dan Bungkal.

Penyaluran air bersih ke sejumlah desa dilakukan PDIP Ponorogo ini bertahap dalam beberapa hari dengan koordinator Pramu Wibawa.

“Jadi ini merupakan bentuk kepedulian kami dalam membantu masyarakat Ponorogo yang saat ini banyak mengalami kekeringan dan kesulitan air bersih,”ucap ketua DPC PDIP Ponorogo Bambang Yuwono kepada kanalindonesia.com.

Wakabid Ekonomi Lisdyarita turut terjun langsung ke lokasi

Pelaksanaan dipilih sejumlah desa yang berada di tiga kecamatan yaitu Sawoo, Bungkal dan Slahung, karena di wilayah tersebut banyak desa yang mengalami kekeringan.

“Kita berkolaborasi antara anggota DPR RI, DPR Provinsi, DPRD Kabupaten untuk sedapat mungkin membantu masalah kesulitan air masyarakat  Ponorogo,”terang Bambang Yuwono.

Kader PDIP yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Dapil 9 ini menambahkan,” sebagai partai politik dengan cita-cita kebangsaan yang ingin membangun masyarakat sejahtera dan dengan adanya masalah didepan kita ini sedapat mungkin membantu, namun kemampuan kita terbatas, akan tetapi dengan keterbatasan ini kita upayakan semaksimal mungkin, dan ternyata respon masyarakat luar biasa,”tuturnya.

Tak hanya itu, dengan kondisi yang seperti ini ketua DPC PDIP Ponorogo mengaku berusaha untuk memberikan masukan kepada pemerintah daerah agar penanganan kekeringan ini betul-betul diintegrasikan dengan institusi terkait,”agar problem yang dihadapi mereka itu bisa terbantu dan pengiriman bisa ditambah,”ucapnya.

Pramu Wibawa(kaos lengan panjang) bersama warga salah satu wilayah yang mengalami kekeringan

Sementara itu Lisdyarita Wakabid Ekonomi yang dalam kegiatan tersebut juga ikut terjun langsung ke titik-titik penyaluran dan mengetahui secara langsung bagaimana kondisi masyarakat pinggiran ini  mengatakan,”kasihan masyarakat, mereka yang kita datangi ini ternyata benar-benar dalam kondisi memprihatinkan. Bantuan pengiriman air yang mereka terima masih kurang dari yang mereka butuhkan, sehingga mereka harus bisa mengatur penggunaan air agar bisa mencukupi,”jelas wanita pengusaha yang terlihat enerjik ini.

Lebih lanjut dikatakanya,”melihat kondisi ini kita berusaha untuk bisa menyalurkan air bersih dalam beberapa hari, bahkan kalau perlu kita tambah. Dan untuk itu nanti akan kita bahas dan musyawarahkan dengan pengurus,”pungkasnya.