Pemkab Ngawi Percepat Pengadaan Tanah Empat Obyek Vital Di Mantingan

img_20161205_132518KANALINDONESIA.COM, NGAWI : Rencana penarikan asset tanah milik Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Darussalam Gontor Putri Mantingan, Ngawi, Jawa Timur, setidaknya ada satu pekerjaan yang harus diselesaikan oleh pemerintah daerah setempat.

Menyusul tanah yang ditempati empat obyek vital seperti Puskesmas Mantingan, SMPN 1 Mantingan, SDN Mantingan 1 dan 2 selama ini memang milik Ponpes Modern Darussalam Gontor Putri.

Bambang Supriyadi Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Ngawi membenarkan jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi telah mempersiapkan rencana kerjasama atau sharing dengan satu-satunya ponpes internasional diwilayahnya ini.

Melalui telephune selular Bambang demikian panggilan akrabnya mengatakan, asset yang dimiliki dari ke empat obyek vital tersebut hanya sebatas bangunan.

Kalau yang dimiliki Pemkab Ngawi selama ini memang fisiknya saja atau bangunan sedangkan soal tanah memang sejak dulu milik Ponpes Modern Darussalam Gontor Putri itu, terangnya, Senin (05/12/2016).
Hanya saja mengenai sharing dipastikan berada ditangan leading sektornya masing-masing seperti Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pendidikan (Diknas).

Ia tidak menampik bentuk sharing yang bakal dilakukan jelas berkutat pada masalah inti antara bangunan dan tanah. Dan diketahui untuk APBD 2017 mendatang tandasnya, Pemkab Ngawi menyediakan anggaran Rp 3,8 miliar untuk pembebasan tanah atau lahan sebagai pengganti tanah empat obyek yang mau ditarik pihak ponpes.

Kalau setahu saya nantinya pihak Pemkab Ngawi akan mencari tanah pengganti sedangkan pihak pondok pesantren merealisasikan bangunan sebagaimana sebelumnya itu, beber Bambang.

Sementara itu Plt Kepala Dinkes Ngawi Agus Sri Gunawan menerangkan, khusus lahan baru untuk pembangunan Puskesmas Mantingan paling lambat akhir tahun 2016 ini sudah clear. Baik master plan bangunan maupun nilai pembebasan tanah yang dibutuhkan sekitar 1 hektar.

Kemudian seperti yang disinggung Bupati Ngawi Budi Sulistyono pada rapat paripurna pengesahan APBD 2017 di DPRD Ngawi kemarin dijelaskan, soal penarikan asset tanah milik Ponpes Modern Darussalam Gontor Putri memang tidak ada permasalahan. Namun sebaliknya pihak pondok pesantren sendiri setidaknya bisa sharing dengan Pemkab Ngawi soal fisik bangunan.  Terutama status Puskesmas Mantingan untuk kedepanya memang digadang sebagai embrio rumah sakit bertype D. Tentu untuk memperoleh statusnya itu tandas Bupati Ngawi, permasalahan asset utamanya tanah harus diselesaikan secepatnya. (dik)