Sekota Menghilang Saat Anggota Dewan Bacakan Putusan Polemik RW 5

Warga RW 05 bersorak ketika mendengarkan putusan penggusuran ditunda
Warga RW 05 bersorak ketika mendengarkan putusan penggusuran ditunda

KANALINDONESIA.COM, KEDIRI : Warga RW 05 Kelurahan Semampir, Kota Kediri akhirnya berteriak senang dengan keputusan hearing anggota DPRD Kota Kediri dari Komisi A dan B serta Wakil Ketua DPRD yang memutuskan beberapa hal ,terkait polemik warga RW.5 Kelurahan Semampir.

Warga yang sebelumnya mengancam akan meniduri Gedung DPRD jika belum ada keputusan penundaan penggusuran dari DPRD Kota Kediri.

Hasil rapat kerja Komisi A dan B usai hearing dengan Pemkot Kediri dengan warga RW.5 memutuskan dua keputusan yaitu, yang pertama menutup prostitusi selamanya yang kedua adalah pihak Pemerintah Kota Kediri untuk menunda penggusuran pada tanggal 10/12/2016 mendatang dan ketiga adalah menunjukan pada dewan terkait beberapa Surat Hak Pakai ( SHP ) yang saat ini menjadi sengketa.

“Karena dewan bisa memetakan lahan mana yang jadi polemik,”kata Nurudin ketua komisi B.

Nurudin juga mengatakan,” jika dalam Rapat Kerja Dewan juga merekomendasikan pada oihak eksekutif, bila dirasa penting dan urgent dewan akan mempansuskan terkait polemik yang terjadi di RW 5 Kelurahan Semampir,”pungkas Nurudin dalam Hearing yang dilakukan digedung DPRD kota Kediri Senin 05/11

Terpisah, kuasa hukum warga, Supriyo mengatakan, mengapresiasi keputusan Dewan dengan menunda penggusuran.

“Kita Salut dengan anggota dewan yang masih punya hati pada rakyatnya,”ungkap Supriyo.

Untuk diketahui, usai hearing yang dibacakan oleh Nurudin, pihak Sekkota Kediri Budwi Sunu Herlambang yang menjadi ketua tim penggusuran, sudah tidak ada diruangan sidang hearing. Dan sempat pihak dewan menanyakan hilangnya Sekkota yang mewakili Walikota tersebut. (G.Marmoyo)