GRESIK, KANALINDONESIA.COM: Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto hadiri zoom meeting analisis dan evaluasi PPKM mikro di Pemkab Gresik.

Kapolres menekankan dalam pelaksanaan PPKM level 4 ini harus berjalan seiring dengan PPKM mikro, alokasi anggaran sudah di siapkan, Selasa (03/08/2021).

“Jadi tidak ada alasan untuk tidak melaksanakan dan mengoptimalkan PPKM di desa dan kelurahan, kami berharap Kades dan lurah supaya mendukung program pemerintah, perlu diketahui PPKM level 4 ini di perpanjang hingga 9 Agustus,”kata Kapolres.

Sesuai arahan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemekomarives) Republik Indonesia, kita saat ini konsentrasi bagaimana kita menekan angka yang positif itu yang pertama, yang kedua bagaimana kita menekan angka kematian, yang ketiga, bagaimana kita melaksanakan 3 T Testing, tracking, treatment di wilayah kita.

“Tiga barometer ini adalah menjadi konsentrasi penuh pemerintah pusat,ini harus benar-benar kita persiapkan dan kita laksanakan,” lanjut Kapolres.

Kapolres menambahkan,”untuk aplikasi “si lacak” kami benar-benar di kejar, koordinatornya pak Dandim saya selaku wakil, kami mohon dukungan dari semua pihak baik dari kabupaten maupun di tingkat kecamatan, agar pelaksanaan tracing ini bisa dioptimalkan,” sambungnya

Sedangkan, aplikasi si lacak di tingkat kabupaten akan segera di rumuskan.

“Di kecamatan kami mohon segera merapatkan untuk membentuk kesepakatan, karena ini berhubungan dengan penentuan akun kemudian sosialisasi pelatihan dan pelaksanaan yang cukup rumit,” ujarnya.

Kadinkes Kabupaten Gresik juga melapor jumlah kasus kematian,agak menurun 68%, untuk isoman diruang isolasi 1400 orang di puskesmas.

“Untuk isoman perlu di lihat rumah yang di pakai, di anjurkan geser ke ruang isolasi Rumah Sakit ataupun puskesmas,” kata dr.Ghozali.

Wabup Gresik Hj.Aminnatun Habibah juga menyampaikan, Sesuai arahan presiden Jokowi, PPKM di perpanjang sampai 9 Agustus, PPKM mikro di perkuat, maka di kembalikan ke desa-desa, orang punya hajat di upayakan lewat zoom saja.

“Varian delta ini tidak pakai permisi, tiba-tiba pasien langsung sesak, dan stagnan,” kata Wabup.

Momen di tutup oleh sambutan dari Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani, pihaknya menyampaikan,” terimakasih kepada kepala Puskesmas yang ada di Kabupaten Gresik. Untuk vaksinasi lanjutan, kita masih terkendala dari drooping,”ujar Yani.

Ia menambahkan,” mengenai alokasi anggaran pembangunan di desa, kepala desa jangan pernah ragu untuk mengalihkan untuk covid-19, pembangunan di lingkungan yang sekiranya tidak urgent bisa di tangguhkan dulu,”pungkas Bupati Gresik.

---------Ikuti Chanel youtube: KanalindonesiaTv ---------- ----------------------------------------------------------------

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here