Anik Maslachah : Tidak Usah Ragu, Abdul Halim Iskandar Memang Layak Jadi Menteri

SURABAYA KANALINDONESIA.COM Masuknya nama Abdul Halim Iskandar dalam kabinet Jokowi Ma’rud Amin, dismabut dengan gembira oleh PKB Jatim. Pria yang akrab disapa Gus Halim ini, dinilai cocok menduduki kursi menteri karena sederet pengalaman yang dilaluinya, dan track record yang mempuni. 

Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim, Anik Masclahah, mengaku sudah punya feeling Gus Halim akan jadi menteri, dengan pengalamannya di partai dan pemerintahan Gus Halim sangat layak untuk berada di kursi kabinet Jokowi Ma’ruf Amin.

“Kami sudah menduga sebelumnya, insya Allah Gus Halim akan menerima panggilan presiden utk posisi menteri, hal itu bukan tanpa alasan, sebab melihat track record baik kapasitas maupun pengalamannya di partai maupun pemerintahan tak perlu diragukan lagi,” Ungkap Anik, Selasa (22/10/2019)

Gus Halim saat ini adalah salah satu Wakil Ketua DPP PKB yang membidangi hubungan antara lefislatif dan eksekutif. Anik lantas menjlentrehkan sejumlah prestasi politisi murah senyum yang memulai perjalanan karirnya sebagai kader dari bawah ini.

“Yang membabat PKB di kabupaten Jombang adalah beliau. Prestasi PKB saat dipimpin beliau mulai kabupaten Jombang hingga provinsi sangat menggembirakan , ditangan Gus Halim kemenangan PKB yang pernah menguasai Jatim di tahun 1999-2004 teraih kembali di 2014, sementara 2019 ,” ungkap politisi asal Sidoarjo ini.

 

Anggota Komisi DPRD Jatim menambahkan, Pemilu 2019 suara PKB sebenarnya tetap unggul diatas PDIP, hanya saja saat dikonversikan dlalam jumlah kursi PKB kalah dengan PDIP. “Kami Sekali kalah di Jatim saat pemilu 2009 oleh Demokrat dan tapi 2014 PKB berhasil mengambil alih kemenangan itu kembakli ditangan Gus Halim,”tambahnya.

Dalam kepemimpinanya Gus Halim dinilai sangan responsif gender, hal itu terlihat dari penempatan komposisi strategis untuk caleg perempuan baik di struktur maupun pencalegan yang selalu diatas 40%(melebihi batas minimal 30% berdasarkan UU Pemilu) “Bahkan posisi caleg urutan no 1, diberikanb kepada caleg perempuan. sehingga gak heran kalau setiap pemilu kader perempuan terbanyak adalah PKB. Pemilu tahun 2019 saat ini dari 19 anggota dewan perempuan di DPRD Jatim, 11 diantaranya dari PKB,” urainya bangga.

Menurut Anik, sebagai cicit dari pendiri NU mbah Hasyim Asyari tidak heran jika darah perjuangan mbah hasyim turut mengalir pada diri Gus Halim. “Maka tidak heran ditangan kepemimpinan beliau hubungan antara NU dg PKB di Jatim hampir tidak ada sekat,” kata Anik.

Selama memimpin DPRD Jatim, kata Anik. suasanya kekeluargaan terjalin sangat era tantara Pemprov dan DPRD Jatim. “Bahkan beberapa kali kinerja DPRD Jatim mendapatkan penilaian terbaik secara nasional, begitupun sinergitas dengan Pemprov yang sangat baik sehingga membawa Jatim selama 7 tahun berturut turut mendapatkan penilaian WTP (wajar tanpa pengecualian),”tutupnya. Nang