Kombespol Zain Dwi Nugroho : Kita akan Lakukan Tindakan Tegas dan Terukur kepada Pengacau Keamanan

SIDOARJO, KANALINDONESIA.COM: Sejak September 2019 sampai dengan 23 Oktober 2019, Satreskrim Polresta Sidoarjo mampu mengungkap kasus (3 C), Curat, Curanmor dan Curas dengan definisi, terdapat 24 kasus, terdiri dari kasus curat 17 kasus, dengan mengamankan 19 orang tersangka, kasus curas ada 3 kasus, dengan mengamankan 4 orang tersangka, kasus Curanmor ada 4 kasus dengan mengamankan 4 orang tersangka.

Dari tangan tersangka polisi dapat menyita berbagai barang bukti hasil tindak kejahatan berupa handphone, senjata tajam, gembok, tabung LPG, tali, 2 kotak perhiasan, uang, serta barang bukti lainya yang berkaitan dengan kasus tersebut termasuk barang bukti berupa 6 motor.

Yakni,6 motor itu adalah ,mio soul dengan nomor polisi W 5005 XI,JUPITER dengan nomor polisi L4061KB,YAMAHA MX dengan dengan nomor polisi L 2387 LF,suzuki SATRIA W 2645 SU dan yang terakhir honda dengan nomor polisi K 5257 KU.

Dari 27 tersangka tersebut kita sedang melakukan pengembangan khususnya Pencurian kendaraan bermotor ( Curanmor ) dan Pencurian dengan Kekerasan ( Curas).

“Minta do’anya semoga komplotan pelaku lainya segera tertangkap,karena akan kita kejar terus komplotan pelaku yang telah meresahkan masyarakat ini,”tandas Kapolres.

Kepada wartawan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan,”untuk menekan angka kriminal di wilayah hukum kami,kami tidak segan-segan akan melakukan tindakan tegas yang terukur kepada para pengacau keamanan di wilayah Kabupaten Sidoarjo ini,”tegasnya.

Ia menambahkan,”dari 27 tersangka ini, mereka ada yang melakukan tindak kriminal berulang kali,pada saat nanti kita pemberkasan ke Kekejari akan kita lampirkan berkas residvis tersebut,bahwa pelaku ini sudah berulang kali melakukan tindak kriminal,” imbuhnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya ke 27 pelaku tindak pidana kriminal tersebut di amankan di sel tahanan Polresta Sidoarjo dan di jerat dengan pasal 362,363,365 Kuhpidana dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.(Irwan)