Menjadi Bandar Sabu, Ibu Muda Asal Lumajang ini Dibekuk Tim Cobra

LUMAJANG, KANALINDONESIA.COM: Tim Cobra Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang meringkus NF(27) warga Dusun Krajan, Desa Ledok Tempuro, Kec Randuagung, Lumajang karena kedapatan menyimpan dan memiliki 5,04 gram sabu.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengungkapkan,“tim Cobra Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang menangkap ibu rumah tangga asal Dusun Krajan, Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, Lumajang karena menjadi bandar sabu,”ucapnya.

Guna mengelabui petugas, Ibu muda ini berusaha menyembunyikan bubuk sabu dalam lembaran plastik hitam dan dilakban.

“Narkoba sekarang sudah masuk ke segala lini dalam masyarakat, terbukti entah itu laki-laki, perempuan hingga anak sekolah pun menjadi agen penyebaran barang haram yakni Narkotika,”tegas AKBP Arsal.

Saat ini NF masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Lumajang untuk pengembangan kasus.

“Untuk mencegah semakin rusaknya generasi muda Indonesia, saya tidak akan berhenti mencari jejak peredaran narkoba di Lumajang. Dan akan terus berupaya mengungkap dan menangkap para pengedar serta penyalahgunaan narkoba. Karena 0,1 gram sabu saja dapat merusak saraf 10 orang  jika 5 gram sabu ini berhasil diedarkan maka 500 mMasyarakat Lumajang rusak saraf otaknya,”tegasnya.

Lebih lanjut ditegaskanya,“saya tidak akan melunak dan pandang bulu dalam memberantas narkoba demi generasi Indonesia yang lebih baik dan agar dapat memajukan Indonesia dimasa depan,” ungkap AKBP Arsal yang merupakan putra kelahiran kota Kalosi, Makassar ini.

Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba AKP Ernowo menjelaskan,”pelaku ini disinyalir masih satu jaringan dengan tersangka Mar yang masih dalam pemeriksaan. Kami akan usut lagi jaringan narkoba NF untuk memutus rantai peredaran narkoba di Lumajang,” ujar AKP Ernowo.

Atas perbuatanya tersebut, pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat 1 sub 112 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009 dan diancam dengan kurunga paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara.