Penyidik Polres Lumajang Serahkan Tersangka Penipuan US dan Dua Anaknya ke Kejaksaan

LUMAJANG, KANALINDONESIA.COM: Penyidik Polres Lumajang menyerahkan berkas US (51)  dan dua anak laki-lakinya beserta barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lumajang. Ketiganya merupakan tersangka kasus berbagai penipuan yang berhasil ditangkap Tim Cobra beberapa waktu lalu di pulau dewata.

Dalam kasus tersebut, US dan dua anaknya menerapkan mekanisme Ponzi dalam mengelola investasinya.

Ratusan masyarakat Lumajang menjadi korban penipuan US dan anak-anaknya dengan kerugian yang diderita mulai dari puluhan juta hingga miliaran rupiah.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban mengungkapkan,”setelah rangkaian pemeriksaan selesai, berkas pemeriksaan kami serahkan kepada kejaksaan untuk dilanjutkan ke ranah persidangan. Terbukti US menjalankan sistem Ponzi dalam penipuannya,”ucapnya.

Dijelaskan AKBP Arsal, untuk kasus penipuan US dan dua anaknya ini sudah memasuki tahap 2 atau P21, yang berarti semua berkas pemeriksaan sudah lengkap dan pada tanggal 16 Oktober 2019 US(51) warga Dusun Kembang, Desa Sentul, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang bersama 2 orang anaknya yakni AIR (30) dan AAR(24) telah diserahkan ke kantor Kejaksaan Negeri Lumajang.

“Yang terpenting, saya berharap masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Lumajang belajar dari kasus US. Jika ingin berinvestasi, jangan sampai terjerumus dalam investasi bodong seperti milik US ini. Jangan mudah percaya janji manis bunga yang tinggi dan tak masuk nalar. Saya berharap kasus investasi bodong milik US ini adalah kasus terakhir di Indonesia,” ungkap AKBP Arsal yang merupakan kelahiran Kota Kalosi, Makassar ini.