Banyak yang Minta Swafoto dengan Kapolres Lumajang, Namun dengan Wajah Murung…Ada Apa??

LUMAJANG, KANALINDONESIA.COM: Kapolres Lumajang melepas pemberangkatan karnaval santri dalam rangka Hari Santri Nasional 2019 di depan Kantor PCNU Kabupaten Lumajang dan juga sempat memberikan sambutan tentang budaya nasional yang ada di Kabupaten Lumajang.

Setelah Kapolres melepas peserta karnaval yang berjumlah ratusan santri, tampak banyak santri maupun warga yang langsung mengerubungi Kapolres untuk meminta berfoto bersama. Tak seperti biasanya, banyak dari mereka yang berwa foto ria sambil murung dan menahan air mata.

Ternyata hal tersebut terjadi lantaran adanya surat telegram dari Mabes Polri beberapa hari yang lalu yang menyatakan Kapolres Lumajang akan mendapat jabatan baru di Kota Bogor. Hal ini menyebabkan dalam waktu dekat Kapolres Lumajang yang dikenal dekat dengan masyarakat akan berpindah tugas.

Masyarakat Lumajang yang sudah mengetahui kabar tersebut pun banyak yang tak rela harus ditinggalkan oleh Kapolres Lumajang. Mereka masih ingin dan belum sepenuhnya rela jika harus ditinggal oleh Kapolres Lumajang.

Dalam pernyataan nya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM yang juga putra daerah asli Makassar tepatnya dari Kota Kalosi- Enrekang menerangkan dirinya masih beberapa minggu kedepan berada di Kabupaten Lumajang.

“Sebenarnya berat harus meninggalkan Kabupaten Lumajang. Namun ini adalah tugas negara, dimana saya dipindahkan ke Kota Bogor yang tentunya memiliki karakteristik permasalahan yang berbeda dengan Kabupaten Lumajang. Saya sendiri masih berada di Kabupaten Lumajang dalam satu atau dua minggu kedepan, mengingat masih ada beberapa hal yang harus saya selesaikan sebelum meninggalkan Kabupaten Lumajang” tegas pria yang menyelesaikan gelar S3 di Universitas Padjajaran Kota Bandung tahun 2010 tersebut.

Muhamad Ardiansyah, salah satu warga yang sempat meminta berselfie bersama Kapolres Lumajang mengatakan cukup kaget dengan berita pindahnya Kapolres ke Kota Bogor. “Jujur saya saya sebagai warga Lumajang merasa kehilangan dengan akan pindahnya Pak Arsal ke Kota Bogor. Beliau benar-benar berhasil menciptakan Kabupaten Lumajang terbebas dari berbagai macam tindak criminal yang sering menghantui kota ini. Kami akan terus mengingat jasa Pak Arsal bersama Tim Cobra nya yang pernah menumpas kejahatan di Lumajang” tutupnya.