Berikan Bunga, Simbol Warga Campurdarat Apresiasi Polri

TULUNGAGUNG, KANALINDONESIA.COM: Belasan warga Desa/Kecamatan Campurdarat mendatangi Mapolres Tulungagung pada Senin (4/11/2019) pagi. Mereka membawa dua ikat bunga yang ditujukan kepada Kapolres dan Kasatreskrim sebagai wujud apresiasi karena berhasil mengungkap kasus pembunuhan pasangan suami istri (pasutri) setempat. Terlebih, kasus tersebut sudah berjalan hampir setahun yang lalu.

Berdasarkan pantauan afederasi.com, belasan warga tersebut terdiri dari perangkat desa, anggota BPD, tokoh masyarakat (Toma), dan perwakilan dari keluarga. Semuanya kompak mengenakan baju batik dan bercelana gelap.

Kepala Desa Campurdarat Duljalal mengatakan, tujuan pihaknya mendatangi Mapolres ini untuk memberikan apresiasi kepada Kapolres, Kasatreskrim dan seluruh jajaran yang telah berhasil mengungkap kasus pembunuhan di desanya.

Baca:  Beri Efek Jera, Polres Tulungagung Pamerkan Hasil Ungkap Penyakit Masyarakat

Menurutnya, dengan terungkapnya kasus ini, masyarakat khususnya Desa Campurdarat sudah lega dan tidak lagi dibayangi pelaku yang masih bebas berkeliaran.

“Kami sangat bersyukur sekali, alhandulilah,” ucapnya.

Apalagi lanjut Duljalal, kasus tersebut sudah berjalan hampir setahun. Bahkan, pihaknya sempat pesimis kasus tersebut apakah bisa terungkap. Terlebih, menurut pemberitaan yang diterimanya, polisi mengaku kesulitan untuk mengungkap lantaran minimnya saksi-saksi.

“Kami juga sempat ragu, namun akhirnya polisi berhasil juga. Ini sebuah prestasi yang besar,” katanya.

Duljalal menambahkan, untuk meminimalisir hal ini terulang kembali khususnya di wilayahnya, pihaknya bakal lebih menginsentifkan sosialisasi kepada warga campurdarat terutama kaum pemuda. Tentunya kegiatan ini akan melibatkan unsur TNI/Polri dan juga masyarakat pada umumnya.

Baca:  Permudah Komunikasi Dengan Difabel, Polwan Kursus Bahasa Isyarat

Disinggung tanggapannya terkait kedua pelaku yang ternyata juga warga Desa Campurdarat, Duljalal awalnya juga mengaku kaget, namun pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke pihak berwajib.

“Ya kalau memang bersalah mereka harus bertanggung jawab,” pungkasnya.

Sementara itu Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia, mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan masyarakat, keluarga, dan perangkat Desa Campurdarat. Namun pihaknya juga menyampaikan, keberhasilan pengungkapan kasus ini lantaran memang bagian dari tugas Polri.

“Jadi ini memang tugas kami, tentunya dengan bantuan warga Desa Campurdarat,” katanya.

Pandia menambahkan, pihaknya berharap pasca kejadian ini tidak ada lagi hal-hal serupa di masa mendatang. Pihaknya juga mengharapkan, baik masyarakat maupun TNI/Polri semakin bersinergi dalam menciptakan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat.

Baca:  Kunjungan Sosro dari SDN Kepatihan 3 dan 4 Tulungagung ke Pabrik PT Sinar Sosro

“Mari kita berikan pemahaman kepada generasi muda agar tidak mudah emosi,” pungkasnya.