Hujan Lebat Tak Surutkan Niat Guna Galang Dana Buat Aceh

salah satu anggota komunitas di kota Kediri sedang gelar penggalagan dana untuk korban gempa bumi aceh

KANALINDONESIA.COM, KEDIRI :  Hujan yang mengguyur Kota Kediri pada Rabu (08/12/2016) malam tak menyurutkan para pemuda Kota Kediri yang tergabung dalam beberapa komunitas untuk menggalang dana korban gempa bumi Aceh.

Penggalangan dana dilakukan oleh para pemuda yang simpati dengan korban bencana Aceh tersebut dilakukan di depan Perpustakaan Mastrip Kota Kediri yang ada dijalan Diponegoro.

Pemuda-pemudi dengan memakai jas hujan menyodorkan kotak donasi pada pengendara yang melintas di jalan saat trafick light menyala merah. Pengendara mobil yang memberikan bantuan sangat antusias dengan apa yang dilakukan relawan dari Komunitas Kediri tersebut.

Penggalian dana tersebut direncanakan tujuh hari, mulai malam ini hingga kedepan. Olga Bismakara koordinator aksi penggalangan dana bagi korban Aceh dalam keteranganya mengatakan, jika kegiatan pengalangan dana akan dilakukan selama 7 hari, dan peserta pengalangan dana adalah kumpulan komunitas yang ada dikota Kediri.

“Usai terkumpul dana nanti, kita akan langsung menransfer dana tersebut ke Aceh melalui bank dan penggalangan dana ini juga menerima donasi pakaian layak pakai yang bisa disumbangkan pada korban Aceh ” kata Bima.

musisi di kediri turut menghibur dalam penggalangan dana untuk korban bencana aceh

Sementara itu menurut Ayub, salah satu  pengguna jalan yang memberikan donasi mengatakan, jika apa yang dilakukan oleh komunitas tersebut sangat positif, rasa persaudaraan kita akan terbangun dengan cara seperti ini.

“Kita juga ikut merasakan akan kesusahan yang dialami oleh korban bencana gempa bumi Aceh, mereka semua juga saudara kita bangsa Indonesia,”kata Ayub yang mengaku sebagai karyawan bank swasta tersebut.

Untuk diketahui, selain mereka menggalang dana buat korban Aceh, para pemberi donasi juga disuguhi hiburan musik oleh pemuda pemudi Kota Kediri untuk menarik simpati warga.

Adapun komunitas yang ada diantaranya  Komunitas Ikapalu, Bacok, kediri Comunity, Bass, serta komunitas Runers serta sejumlah musisi kota kesiri. (G Marmoyo)