Ungkap Pembunuhan Pasutri, Jajaran Satreskrim Polres Tulungagung Terima Reward

TULUNGAGUNG, KANALINDONESIA.COM: Kapolres Tulungagung berikan reward kepada jajaran anggota reserse kriminal (reskrim), sebagai bentuk apresiasi terungkapnya pelaku pembunuhan terhadap pasangan suami istri (pasutri) di Desa/Kecamatan Campurdarat yang menjadi atensi Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim).

Penghargaan diberikan kepada 24 anggota Satreskrim yang telah bekerja keras hingga berhasil mengungkap kasus tersebut.

Diantaranya adalah, Kasatreskrim AKP Hendi Septiadi, KBO Reskrim Iptu Suwoyo, Kanit Pidum Iptu Ipung Heriyanto, Aiptu Wempy Riyanto, Aipda Hendro Wibowo, dan Bripka Johan.

Dari Unit Opsnal diantaranya, Aiptu Joko Sulistyo, Aiptu Noto Susilo, Aiptu Mualim, Bripka Galih Setiawan, Brigadir Rando Sony Permana, dan Briptu Luky Krestiawan.

Sedangkan dari Unit Ident yakni Aipda Sugapri, dan Bripka Ade Yudha.

Baca:  Empat Komisi Dewan Trenggalek Jelaskan Ranperda Usulan Internal

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dari pimpinan kepada anggota yang memiliki dedikasi tinggi. Menurutnya, kasus pembunuhan pasutri di Campurdarat ini memang cukup pelik. Namun dengan kesabaran, kegigihan, semangat, dan kerja keras akhirnya bisa terungkap juga.

“Kami tahu, mereka bekerja ekstra untuk mengungkap kasus tersebut,” katanya.

Pandia melanjutkan, sebenarnya dengan terungkapnya kasus ini sudah membuat anggota bangga. Apalagi, kasus tersebut menjadi atensi Polda Jatim dan setiap perkembangan penyelidikan selalu ditunggu oleh masyarakat.

“Disetiap kesempatan kami terus ditanya, bagaimana perkembangan kasus Campurdarat, dan seterusnya,” tuturnya.

Pandia menambahkan, dengan pemberian penghargaan ini diharapkan bisa memicu semangat kerja para anggota untuk lebih giat dalam melindungi dan mengayomi masyarakat. Selain itu, diharapkan pemberian penghargaan ini juga bisa memacu anggota yang lain untuk semakin berprestasi.

Baca:  PN Trenggalek Siap Terapkan e-Court Sambut Peradilan Bersih

“Saya kira cukup banyak hal yang bisa dilakukan, yang penting masyarakat benar-benar merasakan akan adanya Korps ini,” jelasnya.