Tangkap Kurir Sabu, BNN Jateng: Semoga Bongkar Jaringan Peredaran Narkoba yang Dikendalikan dari Lapas

Satgas BNN Jateng menunjukan barang bukti ( Foto: Eko_kanalindonesia.com)
Satgas BNN Jateng menunjukan barang bukti ( Foto: Eko_kanalindonesia.com)

KENDAL, KANALINDONESIA.COM: Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah berhasil menangkap SGT di Perumahan Rahayu Mutiara Indah Kelurahan Bandengan Kendal yang berperan sebagai kurir narkoba pada Minggu 10 Nopember 2019 sekitar pukul 22.00 WIB.

Dalam penangkapan SGT, tim Satgas BNN Provinsi Jateng menemukan barang bukti sebanyak tiga bungkus sabu seberat 300 gram dan 3 paket sabu siap edar dengan berat 17 gram.

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol Benny Gunawan mengatakan, tertangkapnya SGT ini bisa membongkar jaringan peredaran narkoba jenis sabu  yang dikendalikan oleh FS, seorang napi yang sedang menjalani masa hukuman di Lapas Kedungpane, karena kasus narkotika.

FS itu saat ini sedang menjalani hukuman 10 tahun penjara akibat kasus penyelundupan narkoba ke Lapas Nusakambangan yang dia lakukan beberapa tahun yang lalu.

“Sabu itu dibawa oleh pelaku dari Jakarta melalui instruksi dari FS yang sedang menjalani masa hukuman di Lapas Kedungpane,” katanya saat jumpa pers di BNNK Kendal, Selasa (13/11/2019).

Benny mengatakan, bahwa kasus ini merupakan kasus narkotika yang ketiga kalinya menjerat FS. Pada kasus narkotika pertama dirinya mendapatkan vonis hukuman penjara 8 tahun dan kasus narkotika yang kedua FS dikenai vonis hukuman penjara 10 tahun.

Pada kasus ini tersangka dijerat dengan Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan pasal 112,114,dan 132 dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati.

“Jadi, hukuman FS ini 8 tahun ditambah 10 tahun dan kasus ini,” ungkapnya.

Dikatakan, bahwa selama tahun 2019 ini pihaknya berhasil mengungkap kasus narkotika dengan jumlah tersangka 52 orang dan barang buktinya yakni 6,6 Kg sabu, 62 Kg ganja dan 486 pil ekstasi. Selain itu masih ada beberapa kasus yang masih dalam proses hukum.

“Kami sangat serius dalam pemberantasan narkotika di Jawa Tengah. Tidak hanya di tingkat bandarnya, kami juga kembangkan hingga pemberantasan di tingkat Kartel Narkoba,”tandasnya.

Sementara Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur mengatakan bahwa pihaknya sangat mensupport tugas BNNP dalam memberantas para pengguna obat terlarang tersebut khususnya di Kabupaten Kendal.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Kendal agar ikut bersama-sama memberantas narkoba khususnya dikalangan pelajar, selain itu BNNK juga sudah mempunyai klinik Pratama Bina Waras pengobatannya juga gratis jadi bagi yang mempunyai keluarga pecandu narkoba datang saja jangan takut,”pungkasnya.(eko)