Warga Ngawi Temukan Mayat Mr X di Hutan Babadan

KANALINDONESIA.COM, NGAWI : Temuan mayat tidak dikenal oleh pencari rumput di hutan yang masuk RPH Babadan, Kecamatan Paron, Ngawi.

Temuan tersebut berawal dari warga sekitar hutan Babadan berniat mencari rumput. Tiba-tiba ketika dia melintas pinggiran sungai Jambe yang berada di petak 10 masuk Dusun Cungbelut, Desa Semen, Kecamatan Paron, mencium bau yang manyengat, setelah dicari asal bau dan ditemukanya ternyata mayat yang sudah dalam kondisi mulai membusuk. Jumat  (09/12/2016) kemarin.

“Ditemukan mayat itu memang berawal dari laporan warga kepada petugas perhutani dan kemudian dilanjutkan ke Polsek Paron,”kata Suwarno petugas Perhutani RPH Babadan.

Beberapa orang petugas dari Polsek Paron dan tim medis Puskesmas Teguhan langsung menuju lokasi penemuan mayat. Proses evakuasi terhadap mayat yang belum diketahui identitasnya atau Mr X terbilang dramatis mengingat posisinya berada diseberang sungai dengan arus deras. Terpaksa petugas bersama tim medis memanfaatkan tiga batang pisang untuk mengevakuasi jasad Mr X sebelum diangkut mobil ambulan.

Hasil dari pemeriksaan terhadap mayat Mr X diketahui berkulit sawo matang, jenis kelamin laki-laki, umur sekitar 55 tahun, gigi bagian atas tinggal dua dan tinggi badan sekitar 165 centimeter. Kapolsek Paron AKP I Wayan Murtika yang memimpin langsung proses evakuasi mengatakan, mengingat kondisi mayat yang membusuk diperkirakan korban meninggal empat hari sebelumnya.

Untuk penyebab kematianya secara persis belum diketahui karena kondisinya sudah membusuk. Untuk identitasnya sampai saat ini belum kita ketahui dan setelah pemeriksaan dan olah TKP jasad itu langsung kita evakuasi ke kamar mayat RSUD dr Soeroto Ngawi, terang AKP I Wayan Murtika.

Dengan penemuan mayat Mr X tersebut harapnya, apabila ada warga sekitar lokasi kejadian yang merasa kehilanggan anggota keluarganya diharap segera menghubungi RSUD dr Soeroto Ngawi maupun Polsek Paron. Meski demikian pihaknya akan terus melakukan penyelidikan terhadap mayat Mr X untuk mengungkap identitasnya. (Dik)