Penjaringan Perangkat Desa Cekok, DPRD Ponorogo: Prosedural Tapi Pelaksanaanya Kurang Etis

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Komisi A bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Ponorogo menggelar pertemuan dengan Panitia Penjaringan dan PenyaringanPerangkat Desa Cekok, Kecamatan Babadan, Ponorogo, Jatim, Jumat (15/11/2019).

Pertemuan  yang dipimpin oleh ketua komisi A DPRD Kabupaten Ponorogo Eka Retno Setyani, wakil ketua komisi A Agung Priyanto serta dihadiri anggota komisi A lainnya diruang Banggar mengundang juga Kepala Desa Cekok Diana dan pengawas penjaringan dan penyaringan perangkat Desa Cekok, Camat Babadan, Jaka Wardaya.

Hal tersebut menindaklanjuti laporan dari warga Desa Cekok yang mengirim surat ke Komisi A pada Selasa(12/11/2019)lalu.

Laporan berisi keberatan dan mosi tidak percaya kepada Panitia penjaringan, Pemerintah Desa Cekok dan BPB.

“Karena diduga proses penjaringan dan penyaringan kental dengan aroma kolusi dan nepotisme. Menindaklanjuti laporan tersebut, komisi A berusaha untuk melakukan langkah klarifikasi kepada pihak-pihak yang terkait. Dan hasilnya prosedur sudah dilalui namun masih kurang etis,”ucap Wakil Ketua Komisi A DPRD Ponorogo Agung Priyanto.

Baca:  Perindo Ponorogo Bagikan Gerobak Gratis Kepada Pedagang

Agung Priyanto menambahkan,”Agar kejadian di Desa Cekok tidak terjadi di desa-desa lainnya, maka  dalam waktu dekat komisi A akan memanggil semua camat se-Ponorogo. Dan harus dilakukan pembaharuan peraturan agar yang terjadi di Desa Cekok tidak dilakukan oleh desa-desa lainnya,”pungkasnya.