Ratusan Santri di Ponorogo Alami Keracunan Masal Usai Makan Malam dengan Lauk Ikan Tongkol

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Ratusan santri salah satu pondok pesantren yang ada di Ponorogo diduga mengalami keracunan masal setelah makan malam yang disajikan dari pihak pondok, Minggu(17/11/2019) malam.

Dari data yang yang berhasil dihimpun, santri yang diduga mengalami keracunan tersebut sebanyak 121 santriwan/ santriwati yang terbagi di 4 lokasi penanganan yaitu RSUD sebanyak 64 Santriwan/ wati, PKM Ngrandu sebanyak 20 Santriwan/ wati, PKM Kauman sebanyak 23 Santriwan/ wati, RS Aisyah Ponorogo sebanyak 14 santriwati putri.

Sebagian besar korban merupakan siswa-siswi MTs dan MA yang dalam pengelolaan makan sehari-hari menjadi satu di 1 dapur di Ponpes.

Dari informasi yang didapat, para santri tersebut mengalami keracunan setelah menyantap hidangan makan malam dengan lauk ikan tongkol.

Baca:  Perpanjangan SIM Menjadi Bahan Hoax di Kalangan Media Sosial

Dari pantauan, hingga Senin pagi terlihat sejumlah santri yang masih menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) dr Hardjono Ponorogo serta tempat yang lain.

“Pusing, setelah makan dengan lauk tongkol,”ucap Yanti salah satu santriwati yang hinga Senin pagi masih menjalani perawatan di RSUD dr Hardjono Ponorogo.

Kejadian berawal saat sekira pukul 18.30 WIB para santriwan dan santriwati melaksanakan makan malam dengan lauk ikan laut jenis tongkol yang dibeli dari pedaganag di Kecamatan Sawoo yang kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan sholat Isyak berjamaah.

Sekitar pukul 19.30 WIB ustad pendamping mendapat laporan dari santri bahwasanya para santri mengalami pusing, mual dan mata merah serta berdasarkan pengamatanya mengalami keracunan, yang kemudian ustad pendamping mengumpulkan santri yang diduga mengalami keracunan.

Baca:  Perahu Nelayan PamekasanTerbakar Tanpa Penyebab

Sekitar pukul 20.00 WIB sejumlah santri yang diduga mengalami keracunan tersebut dibawa ke PKM Ngrandu. Karena keterbatasan jumlah petugas yang menangani akhirnya para santri dibawa ke RSUD Harjono, RS Aisyah dan PKM Kauman.