Formasi CPNS Disabilitas di Tulungagung Sepi Peminat

TULUNGAGUNG, KANALINDONESIA.COM: Sepekan setelah dibuka, tujuh pilihan formasi CPNS untuk kaum disabilitas yang disediakan Panitia Seleksi Daerah (Panselda) Kabupaten Tulungagung masih sepi peminat dan pendaftar.

Hal tersebut dapat diketahui dari jumlah permintaan surat keterangan Disabilitas yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit (RS) Pemerintah yakni di RSUD dr Iskak. Sejak pendaftaran dibuka pada 11 November yang lalu, RS plat merah ini masih melayani lima orang yang mencari surat keterangan Disabilitas.

“Sejauh ini masih ada lima orang yang mengurus surat keterangan Disabilitas untuk mendaftar CPNS,” kata penanggung jawab ruang Medical Check Up RSUD dr Iskak Ali Imron.

Ali menjelaskan, adapun jenis/ragam Disabilitas itu sendiri terdiri dari beberapa hal. Diantaranya, Disabilitas fisik meliputi amputasi pada kaki/tangan, lumpuh/layu, cacat bagian bawah tubuh yang meliputi kedua tungkai dan organ panggul (paraplegi), dan celebral Palsy (cp). Selanjutnya Disabilitas sensorik yang meliputi penglihatan (buta total/persepsi cahaya), pendengaran, dan wicara.

Baca:  Pasien Pertama Covid-19 di Tulungagung Sembuh, Pulang Diantar Muspika

“Pemeriksaan itu dilakukan oleh dokter di Medical Check Up, nanti outputnya berupa surat keterangan berikut melampirkan derajat Disabilitas, penyebabnya, dan adakah alat bantu yang digunakan,” terangnya.

Ali melanjutkan, adalagi jenis Disabilitas yang pemeriksaannya dilakukan di Poli Psikiatri/Jiwa seperti Disabilitas intelektual meliputi Disabilitas Grahita dan Down Syndrome, serta Disabilitas mental meliputi psikososial (Skizofrenia, Bipolar, Anxietas dan gangguan kepribadian) dan Disabilitas Perkembangan (autis/hiperaktif).

“Awalnya mereka nanti masuk ke Poli Medical Check Up, selanjutnya mereka kami rujuk ke Poli Psikiatri/Jiwa,” imbuhnya.

Disinggung apakah surat keterangan Disabilitas yang dikeluarkan pihak RS bisa menentukan seseorang bisa lolos ke tahap selanjutnya atau tidak, Ali menegaskan bahwa pihaknya hanya mengeluarkan hasil pemeriksaan medis. Terkait, bisa lolos untuk mengikuti tahapan selanjutnya atau tidak itu adalah kewenangan dari Panselda.

Baca:  Polisi Jaga Aksi Tolak RUU HIP di Sidoarjo

“Jadi disini hanya mengeluarkan surat keterangan Disabilitas, selebihnya kami serahkan ke Panselda,” imbuhnya.

Masih menurut Ali, sejauh ini pihaknya masih melayani lima permintaan surat keterangan Disabilitas untuk mendaftar CPNS. Menurutnya, dari kelima orang tersebut mayoritas mengalami cacat bawaan sejak lahir dan amputasi karena laka lantas.

“Tahun lalu juga sudah diberlakukan, bahkan informasinya ada yang lolos juga menjadi PNS,” pungkasnya.

Seperti yang diketahui, tahun ini Pemkab Tulungagung membuka 601 formasi CPNS yang dialokasikan ke Tenaga Pendidik 237 orang, Tenaga Kesehatan 157 orang, dan Tenaga Teknis 207 orang. Dari ratusan formasi itu juga menyisihkan untuk kaum Disabilitas.

Adapun formasi untuk kaum Disabilitas misalnya seperti, guru, penggerak swadaya masyarakat, pengawas koperasi, auditor, perancang undang-undang dan sebagainya.

Baca:  Ditabrak dari Belakang, Pemotor Tulungagung ini Tewas Saat Isi BBM