Sebulan, Satresnarkoba Polres Gresik Berhasil Ungkap 21 Kasus Peredaran Narkoba

GRESIK, KANALINDONESIA.COM: Dalam satu bulan, Satresnarkoba Polres Gresik berhasil mengungkap 21 kasus narkoba.

Maraknya peredaran barang haram di wilayah hukum Polres Gresik menjadi sorotan khusus mantan Kapolres Jember,AKBP Kusworo Wibowo.

Alhasil dari dari Sprint yang di terbitkan olehnya,dapat membuahkan hasil yang cukup memuaskan.

Tercatat selama kurun waktu sebulan Polres Gresik dapat meringkus sebanyak 20 orang tersangka pengguna Narkoba di berbagai wilayah Polsek jajaran.

Dan dapat meringkus 4 orang tersangka pengedar sekaligus memproduksi,dengan inisial MIU,PEP,PFE,AI.

Saat press release di gelar, Kapolres mengatakan,”sesuai perintah dari presiden Joko Widido,bahwa semua peredaran bentuk narkoba di Negara Kesatuan Republik Indinesia harus di berantas, apapun bentuk dan jenisnya,”sambung dia meneruskan perintah Presiden RI.

Khusus di wilayah Kabupaten Gresik, pihaknya akan memburu baik pemakai maupun kurir dan bandarnya.

“Kita akan kejar sampai ke akar-akarnya, siapapun yang bermain dengan barang haram tersebut,”tegasnya.

Dari hasil ungkap kasus narkoba tersebut, jajaran Satreskoba Polres Gresik,dari tangan pelaku, polisi dapat mengamankan sejumlah barang bukti yakni dengan total 25,58 gram sabu-sabu,520 butir pil koplo dan beberapa buah hand phone.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, bagi pengguna dan kurirnya di jerat dengan pasal 114 ayat 1 jo pasal 122 ayat 1 UU RI no 35 tahun 2009 tentang penggunaan dan menyimpan narkotika,dengan anacaman hukuman 4 tahun penjara maksimal 20 tahun,dengan denda 1 milyard paling banyak 10 milyard.

Sedangkan bagi 4 tersangka di jerat dengan pasal 196 dan atau pasal 197 UU RI no 36 tahun 2009,di ancam dengan paling lama 10 tahun penjara dengan denda maksimal 1,5 milyard.(Irwan)