Polres Bangkalan Berhasil Membekuk Komplotan Curas Mobil Rental

BANGKALAN, KANALINDONESIA.COM: Polres Bangkalan berhasil membekuk dua tersangka sindikat pencurian dengan kekerasan (Curas) terkait dengan rental mobil.

Dua orang tersangka tersebut berinisial HY (52) warga Kabupaten Sumenep, dan MB (45) warga Jln.Air Terjun Desa/Kecamatan Burneh Bangkalan Madura. Dengan masing- masing peran yang berbeda – beda. HY sebagai perental mobil dan MB sebagai penadah hasil curiannya

Modus operandi yang dimainkan tersangka HY berawal dari menyewa mobil dari Kabupaten Tegal, Jawa Tengah bersama sang istri yang sedang sakit dan anak, beserta keponakannya.

Usai melakukan kesepakatan untuk rental mobil Toyota Calya pada 5 November 2019, korban yang berprofesi sebagai supir itu kemudian berangkat ke Madura mengantarkan tersangka.

Sial, saat tiba di Desa Jambu Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan pada 7 November 2019 pukul 22:30 WIB. Korban dihadang dua pria menggunakan sepeda motor sambil mengeluarkan senjata tajam (sajam) jenis pisau penghabisan. Korban ketakutan dan menghentikan mobilnya.

Korban kemudian di todong pisau ke arah mukanya sambil meminta surat-surat kendaraan. Kemudian tangan korban diikat kebelakang dengan memakai lakban. Tersangka HY yang merupakan penyewa mobil kemudian membawa kabur mobil milik korban.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra menjelaskan bahwa dari pengakuan tersangka dalam melakukan aksi kejahatan dengan modus yang sama itu tidak hanya satu kali. Namun sudah berulang kali. Dimana didalam melancarkan aksinya tersangka di bantu 4 orang temannya yang telah berbagi peran.

“Polres Bangkalan berhasil mengungkap 2 pelaku beserta barang bukti 1 unit kendaraan mobil,” kata Kapolres Bangkalan saat menggelar konferensi pers di di Mako Polres Bangkalan, Selasa (19/11/2019).

Sindikat pencurian dengan modus rental mobil itu saat ini menyisakan 3 buronan yang berinisial MF, TR, dan N. dan dinyatakan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Bangkalan.

Lebih lanjut mantan Ditreskrimsus Polda Jatim itu menjelaskan, saat dilakukan penangkapan disalah satu hotel di Kabupaten Pamekasan. Aparat juga menemukan barang bukti (BB) sabu-sabu lengkap dengan alat hisapnya. Tersangka ternyata juga mengkonsumsi sabu.

“Kedua tersangka nantinya akan dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun kurungan penjara,” pungkasnya. (yans).